Ada Simulasi Anti Teror di Bandara Juanda, Diwarnai Tembakan, Penyanderaan Hingga Jinakkan Bom

Ada Simulasi Anti Teror di Bandara Juanda, Diwarnai Tembakan, Penyanderaan Hingga Jinakkan Bom.

Ada Simulasi Anti Teror di Bandara Juanda, Diwarnai Tembakan, Penyanderaan Hingga Jinakkan Bom
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Tim Empat Orang Anggota Kopaska Lumpuhkan Pelaku Penyanderaan Dalam Simulasi Anti Teror Dan Penjinakan Bom Di Terminal T2 Bandara Juanda, Senin (15/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Puncak simulasi anti teror dan penjinakan bom berlangsung Senin, (15/4/2019) hari ini.

Dalam simulasi tersebut, sempat diwarnai suara tembakan dan adegan penyanderaan.

Pada simulasi yang berlangsung di Terminal Kedatangan Domestik T2 Bandara Juanda diceritakan seorang anggota partai x ingin menemui petinggi partainya.

Mobil Pikap Muat Telur Hantam Truk Boks yang Diparkir di Sidoarjo, Satu Penumpang Tewas Terjepit

Mengaku Anggota BNN, Pemuda Sidoarjo Ini Tipu Dua Korban dan Bawa Kabur Motor, Diciduk Polisi

KPU Sidoarjo Sosialisasi Pemilu di Rutan Medaeng, Ajari Napi Tata Cara Mencoblos Surat Suara

Ada Toilet 3D di Terminal Internasional T2 Bandara Juanda, Gambar Gunung Bromo dan Air Terjun Toran

Tetapi keinginan tersebut dicegah oleh petugas keamanan bandara.

Tiba tiba, orang tersebut langsung menghunuskan pisau. Menyerang dan menyandera petugas keamanan bandara.

Petugas sudah melakukan negosiasi berusaha menenangkan pelaku penyanderaan. Namun hal tersebut tak diindahkan.

Akhirnya petugas langsung memanggil pasukan elit Komando Pasukan Katak (Kopaska) untuk melumpuhkan pelaku penyanderaan.

Pelaku akhirnya dilumpuhkan dengan ditembak. Kemudian pelaku langsung dibawa oleh tenaga medis untuk langsung mendapat perawatan.

Tidak berhenti disitu saja, satuan K - 9 dari Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lanudal Juanda langsung menggeledah area bandara.

Karena diduga ada benda berupa bom.

Ternyata benar, di dekat pintu masuk terminal ditemukan bom.

Langsung saja petugas memanggil tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Kopaska untuk menjinakkannya.

Dengan menggunakan pakaian anti bom, petugas penjinak memasukkan bom ke selimut bom. Untuk kemudian dibawa menjauhi area bandara.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved