200 TPS di Mojokerto Dinyatakan Rawan Secara Geografis, Ada Potensi Longsor dan Banjir

200 TPS dari 2.484 TPS di Mojokerto masuk dalam daftar kategori rawan dala catatan Kabag Ops Polres Mojokerto Kompol Tri Sujoko

200 TPS di Mojokerto Dinyatakan Rawan Secara Geografis, Ada Potensi Longsor dan Banjir
SURYA/HANIF MANSHURI
ilustrasi banjir 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - 200 TPS dari 2.484 TPS di Mojokerto masuk dalam daftar kategori rawan.

Kabag Ops Polres Mojokerto Kompol Tri Sujoko mengatakan, kerawanan yang dimaksud bukanlah keributan. Melainkan kerawanan aspek geografis TPS.

"Aspek geografis ini terbagi menjadi dua. Jangkauan TPS yang cukup jauh serta terjadinya bencana seperti longsor dan banjir bandang," ucap Kompol Tri.

"Lokasi rawan bencana yakni di wilayah lereng Gunung seperti di Kecamatan Pacet, Ngoro, Trawas, Gondang dan Jatirejo. Di musim penghujan seperti sekarang, wilayah tersebut masih berpotensi terjadi bencana alam," katanya, Senin (15/4/2019).

(Jelang pemilu, Dispendukcapil Kota Mojokerto Jemput Bola Lakukan Perekaman e-KTP)

(Lima Kecamatan Masih Dikepung Banjir, KPU Lamongan Izinkan Lokasi TPS Dipindah)

Dia menyebutkan, ada tiga kategori pemetaan pengamanan pemilu. Ketiga kategori itu yakni aman, rawan, dan sangat rawan.

 Maka dari itu pihaknya telah menyiapkan personel untuk melakukan pengamanan saat pemungutan hingga perhitungan suara.

"Untuk TPS dikategorikan aman, 1 personel kepolisian dibantu 18 Linmas akan menjaga sembilan TPS. Sedangkan untuk kategori rawan, satu personel kepolisian dibantu 10 anggota Linmas menjaga lima TPS," sebutnya.

Dia melanjutkan, dalam pengamanan Pemilu ada personel gabungan yang juga disiagakan di Mapolres Mojokerto.

Sebanyak 224 personel disiagakan di Mapolres Mojokerto.

(Lima Kecamatan Masih Dikepung Banjir, KPU Lamongan Izinkan Lokasi TPS Dipindah)

(Korsleting Listrik, Rumah Janda di Balen Bojonegoro Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Rp 65 Juta)

"Ratusan personel itu meliputi satu SSK (satuan setingkat kompi) Brimob yang terdiri dari 94 personel, pleton krangka terdiri dari Dalmas 60 personel, 40 personel dari Linmas dan 30 personel dari Satpol PP. Pengamanan juga dibackup dari unsur TNI," lanjutnya.

Dia menyebutkan, nantinya personel gabungan juga diterjunkan di PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Sebagian personel juga akan melakukan patroli secara berkala.

"Kalau kerawanan karena teroris, rabu putih atau keributan, kami pastikan tidak ada. Tetapi Ratusan personel tetap disiagakan," pungkasnya.

Reporter: Surya/Danendra Kusuma

(PWNU Jatim Ajak Calon Pemilih ke TPS Pakai Baju Putih, TKD Jatim: Jelas NU Dukung Kita)

(Ini Alur Penghitungan dan Rekapitulasi Suara Pemilihan Umum Serentak 2019, Boleh Potret Hasil di TPS)

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved