Kenal di Lapas Lamongan, Begitu Keluar Bui, Dua Pelaku Ini Kompak Edarkan Sabu Senilai Rp 29 Juta

Kenal di Lapas Lamongan, Begitu Keluar Bui, Dua Pelaku Ini Kompak Edarkan Sabu Senilai Rp 29 Juta.

Kenal di Lapas Lamongan, Begitu Keluar Bui, Dua Pelaku Ini Kompak Edarkan Sabu Senilai Rp 29 Juta
SURYA/HANIF MANSHURI
Dua tersangka, Achmad Basori (46) warga Dupak Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya dan Bahrun Nawa (35) warga Kemantren kembali berulah mengedarkan sabu - sabu dengan jumlah lebih banyak lagi, Selasa (16/04/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Meski sama - sama pernah menghuni Lapas Kelas II B Lamongan, dua tersangka pengedar sabu - sabu asal Surabaya dan Kemantren Lamongan tidak juga kapok.

Keduanya, Achmad Basori (46) warga Dupak Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya dan Bahrun Nawa (35) warga Kemantren kembali berulah mengedarkan sabu - sabu dengan jumlah lebih banyak lagi.

Lima Kecamatan Masih Dikepung Banjir, KPU Lamongan Izinkan Lokasi TPS Dipindah

Polres Lamongan Amankan Terduga Dua Caleg dan Uang Rp 1 Miliar Lebih yang Diangkut Mobil Toyota

Hari Kedua Masa Tenang, Bawaslukab Lamongan Masih Bersihkan APK

Masa Berlaku SIM Habis saat Pemilu, Polres Lamongan Beri Kesempatan 1 Minggu, Ini Tanggalnya!

"Kenal waktu sama - sama di Lapas," aku Bahrun Nawa saat ditanya Surya.co.id (grup TribunJatim.com) ketika dibeber Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, Selasa (16/04/2019).

Dua tersangka, Achmad Basori sebelumnya menjalani hukuman selama 4 tahun dan Bahrun Nawa dipidana 1, 6 tahun.

Ternyata setelah keduanya 'lulus' dari Lapas Lamongan, pertemanannya berlanjut.

Bahkan Bahrun Nawa, yang semula hanya berkutat dengan peredaran pil koplo, kini meningkat ke peredaran sabu - sabu.

Keberaniannya memesan sabu - sabu untuk diperdagangkan kembali, itu karena Bahrun kenal Achmad Basori saat sesama di Lapas, dan tahu Achmad Basori sebagai pengedar sabu - sabu.

"Kalau saya itu diiming - imingi sama ini ( Bahrun, red) untuk mencarikan sabu," aku Achmad Basori.

Ajakan Bahrun ternyata membuat tersangka Basori tergiur dengan jumlah pesanan yang begitu banyak.

Pemuda asal Paciran itu pesan sabu - sabu sebanyak 13,06 gram dengan nilai sekitar Rp 29 juta.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved