Putusan Korupsi Sudah Inkracht, KPU Kota Malang Coret Enam Caleg dari Daftar Calon Tetap

Putusan Korupsi Sudah Inkracht, KPU Kota Malang Coret Enam Caleg dari Daftar Calon Tetap.

Putusan Korupsi Sudah Inkracht, KPU Kota Malang Coret Enam Caleg dari Daftar Calon Tetap
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Fajar Santosa (kanan) saat menyerahkan Surat Tanda Terima Pelaporan ke Susianto di KPU Kota Malang, Rabu (24/1/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - KPU Kota Malang mencoret enam calon legislatif (caleg) DPRD Kota Malang dalam Daftar Calon Tetap (DCT).

Namun keenam caleg yang dicoret itu masih bisa dipilih. Hanya saja suaranya nanti dialilhkan ke partai.

Hal tersebut dijelaskan Komisioner KPU Kota Malang Fajar Santosa saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/4/2019).

Karena Ada Exit Tol Malang-Pandaan di Madyopuro, Pintu Masuk SMKN 6 Kota Malang Rencana Dipindah

Cerita Lasykar, Siswa Kelas 12 SMAN 8 Kota Malang yang Jalani UNBK Sendirian

Inspektorat Kabupaten Malang Akan Audit 138 Desa, Fokus Pemeriksaan Pada Perencanaan dan Anggaran

Fajar menjelaskan, dicoretnya enam nama itu setelah KPU Kota Malang mengkonfirmasi putusan Pengadilan Tipikor Surabaya.

“Kami konfirmasi ke Tipikor Surabaya dan putusan sudah inkracht. Jadi enam orang ini sudah dicoret. Baru tanggal 15 kemarin kami keluarkan nama-namanya”, ujar Komisioner KPU Kota Malang Divisi Hukum ini.

Enam caleg itu adalah Mulyanto dari PKB, Suparno dan Teguh Puji Wahyono dari Gerindra, Teguh Mulyono dan Areif Hermanto dari PDI Perjuangan, dan Harun Prasojo dari PAN.

Pengadilan Tipikor Surabaya memutuskan keenamnya bersalah dalam tindak pidana korupsi.

Para terpidana tidak mengajukan banding sehingga KPU Kota Malang mencoret keenam nama itu. Kata Fajar, jika saja masih banding, KPU Kota Malang tidak bisa mencoret karena belum inkracht.

Fajar mengatakan dari 12 caleg yang terkait kasus tindak pidana korupsi baru 6 yang sudah dinyatakan inkracht. Sementara enam lainnya masih belum ada putusan inkracht.

Keenam lainnya adalah Een Ambasari dari Gerindra, Hadi Susanto dari PDI Perjuangan, Asia Iriani dari PPP, Afdhal Fauza dan Imam Ghazali dari Hanura serta Indra Tjahyono dari Demokrat serta Supri Hadi Wardoyo dari PAN yang telah meninggal.

“Sementara yang belum dicoret itu masih belum inkracht,” jelas Fajar.

Ke-6 mantan anggota DPRD Kota Malang ini tengah berada di masa pengadilan di Pengadilan Tipikor Surabaya dan hanya tinggal menunggu tahapan vonis saja.

Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK untuk kasus Kota Malang Arif Suhermanto menjelaskan sidang putusan mantan anggota DPRD Kota Malang yang terakhir akan dilakukan usai pencoblosan.

“Tanggal 25 rencananya” ujar Arif singkat.

Penulis: Benni Indo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved