Kakek dari Magetan Ini Meninggal Saat Diturunkan dari Bus di Jalan Tol Jombang-Mojokerto
Kakek dari Magetan Ini Meninggal Saat Diturunkan dari Bus di Jalan Tol Jombang-Mojokerto.
Penulis: Sutono | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Moehari (72), kakek dari warga Dusun Pule, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jatim, meninggal mendadak di Dusun Surabayan, Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, Jombang, Kamis (18/2/2019).
Saat meninggal, pensiuan pegawai Perhutani ini baru saja turun dari bus Sumber Selamat di bawah Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) yang berada di Dusun Surabayan, Desa Tengaran, Peterongan.
Kapolsek Peterongan AKP Sugiyanto mengatakan, berdasarkan keterangan para saksi, sekitar 11.45 WIB korban yang sebelumnya dari Magetan naik bus Patas Sumber Selamat, dengan tujuan rumah anaknya di Malang.
• Quick Count Jokowi-Maruf Amin Unggul, Relawan Projo Jombang Ramai-ramai Gunduli Kepala Penuhi Nazar
• Nyono Suharli, Mantan Bupati Jombang Nyoblos di Balik Penjara untuk Kedua Kalinya
• 46 Tahanan Kejati Jatim Nyoblos di Pemilu 2019, Mantan Bupati Jombang Nyoblos Pakai Rompi Orange
• Hasil Perhitungan Suara di TPS Tempat Bupati Jombang Nyoblos, Jokowi-Maruf Amin Unggul Telak
"Dia bermaksud turun di Terminal Bus Kepuhsari Jombang, untuk kemudian disambung dengan bus jurusan Malang," kata Sugiyanto kepada Surya.co.id.
Namun, sambung Sugiyanto, karena bus yang ditumpangi korban lewat jalan Tol Sumo, maka tidak berhenti atau masuk terminal Kepuhsari Jombang.
"Akhirnya korban diturunkan di jalan tol, tepatnya di bawah over pass Dusun Surabayan Desa Tengaran Kecamatan Peterongan," terang Sugiyanto.
Setelah turun, lanjut Sugiyanto, kemudian korban berjalan kaki ke arah perkampungan yang jaraknya sekitar 100 meter. Di situ dia meminta bantuan warga untuk mencarikan ojek dengan tujuan terminal Kepuhsari.
Nah, pada saat akan naik kendaraan ojek itulah, imbuh Sugiyanto, korban mengeluh kepalanya pusing, dan tak lama kemudian mengembuskan napas terakhir.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh unit identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Jombang, untuk dilakukam visum et repertum," terang Sugiyanto