Seusai Nonton Laga Arema FC vs Persib, Remaja 16 Tahun Ini Tewas Seketika Tabrak Truk Saat Pulang
Seusai Nonton Laga Arema FC vs Persib, Remaja 16 Tahun Ini Tewas Seketika Tabrak Truk Saat Pulang.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ahmad Fathur Rahman (16) tewas dalam kecelakaan usai menonton pertandingan Arema FC vs Persib di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Selasa malam (30/7/2019).
Lokasi kejadian di Jalan raya Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Korban telah dimakamkan di TPU dekat rumahnya di JL Sumbersari III, Rabu pagi (31/7/2019).
• Hindari SILPA, Pemkot Malang Sisihkan Rp 378 Miliar ke Anggaran Belanja Tidak Terduga
• Demi Urai Kemacetan, Dishub Kota Malang akan Pasang ATCS, Teknologi Pengatur Waktu Lampu Lalu Lintas
• Universitas Muhammadiyah Malang Kini Buka Prodi Profesi Fisioterapi, Catat Tanggal Pendaftarannya!
Dalam kejadian itu, Fathur yang dari arah selatan menyalip truk tebu dari kanan.
Namun karena terlalu ke kanan, dari arah utara ada mobil dan menyenggol motornya. Kemudian kendaraannya terkena truk tersebut sehingga mengalami luka parah. Fathur mengendarai Honda Revo plat N 3438 A.
"Itu sepeda saya yang dipakai Fathur," ujar Wahyu Zainur Rochman, kakak kandung Fathur pada TribunJatim.com di rumah duka di Jl Sumbersari gang 3B.
Ia mengetahui adiknya kecelakaan dari informasi temannya yang tinggal di Pakisaji. "Teman saya hafal nomer plat motor saya," ungkap Wahyu, anak pertama pasangan M Kosim dan Zulaikha ini.
Dijelaskan, adiknya memang suka menonton pertandingan Arema. Biasanya ia juga. Tapi pada Selasa itu tidak nonton.
Adiknya usai pulang sekolah berangkat ke Kepanjen untuk nonton langsung Arema-Persib.
"Iya bilang memang ingin melihat langsung pertandingan itu," jawab Wahyu tentang si bungsu. Tak ada pikiran apa-apa saat adiknya menyatakan ingin nonton Arema. "Ya biasa saja," katanya.
Adiknya memakai atribut Arema dan tidak memakai helm saat itu. Ia tidak paham apa adiknya berangkat bersama-sama temannya atau sendiri. Yang jelas, saat kecelakan, ia sendirian.