Suka Kalap Pas Makan? Hati-hati Lho Bisa-bisa Itu Gangguan Makan
Ciri-ciri lain gangguan makan ini, mereka khawatir makan bersama orang lain karena takut diejek suka makan sangat banyak.
Laporan Wartawan KOMPAS.com, Dian Maharani
TRIBUNJATIM.COM - Binge eating disorder adalah gangguan makan di mana mereka tidak bisa mengontrol asupan makannya atau kalap.
"Orang dengan binge eating, dalam waktu dua jam itu bisa makan banyak banget. Enggak bisa stop," terang psikolog dari Klinik LightHOUSE, Naomi Ernawati Lestari.
Saat tidak merasa lapar pun mereka akan makan banyak sampai akhirnya sangat kekenyangan.
Ketika mengalami makan yang tidak terkontrol, orang yang mengalami kalap makan ini biasanya akan merasa bersalah telah makan terlalu banyak.
"Dia merasa bersalah, tetapi tidak melakukan apa-apa. Saking stresnya malah makan lagi," terang Naomi.
Mereka juga terkadang suka menyembunyikan makanan di tempat tidur atau mengambil makanan di kulkas secara diam-diam.
Menurut Naomi, hal itu karena mereka takut ketahuan orang lain bahwa memiliki kebiasaan makan yang sangat berlebihan.
Ciri-ciri lainnya, mereka juga khawatir makan bersama orang lain karena takut diejek suka makan sangat banyak.
Bila siklus kalap makan selalu terjadi, tak tertutup kemungkinan bisa menjadi obesitas.
Kalap makan bisa disertai dengan bulimia, misalnya memuntahkan makanan setelahnya karena merasa bersalah telah makan banyak.
Orang yang memiliki gangguan makan ini juga rentan mengalami depresi karena merasa malu, merasa tidak berharga, mudah tersinggung, hingga sering cemas.
Gangguan kalap makan lebih banyak dialami perempuan dewasa muda.
Untuk mengatasinya, bisa dimulai dengan terapi secara psikologis, seperti cognitive behavioral therapy dan interpersonal therapy.
Naomi mengatakan, makan harus secara sadar tahu apa yang dimakan, bagaimana rasa makanan, serta tahu kapan lapar dan kenyang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-mukbang_20170227_205348.jpg)