Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Mentan : Lamongan Dijadikan Lumbung Benih Jagung Nasional

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mencanangkan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur sebagai lumbung benih jagung nasional, sehingga bisa mendorong ekspor b

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim/Hanif manshuri
Mentan Andi Amran Sulaiman saat panen raya di Tritunggal Lamongan, Selasa (7/2/2017) 

Laporan Kontributor Surya, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM,LAMONGAN - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mencanangkan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur sebagai lumbung benih jagung nasional, sehingga bisa mendorong ekspor benih Jagung dari Lamongan.

Pencanangan oleh Mentan usai panen raya padi dan serap gabah petani di Desa Tritunggal Kecamatan Babat/Lamongan, Selasa (7/3/2017).

Selain soal kualitas, Kementan bakal memberikan bantuan dalam packaging produk benih. Sehingga bisa dijual dengan harga Rp 75 ribu perkilogram.

Andi Amran Sulaiman juga menyampaikan dukungannya untuk program kawasan jagung modern seluas 10 ribu hektare yang dicanangkan Bupati Lamongan Fadeli.

Terlebih, Kementan sudah meneken kesepakatan dengan negeri Jiran Malaysia untuk ekspor jagung 3 juta ton.

"“Kami siap kasih benih jagung dengan varietas yang memiliki potensi produktivitas antara 9 ingga 14 ton perhektar untuk Lamongan, tidak hanya untuk 10 ribu hektar, tapi 15 ribu hektar, anggarannya sudah siap, " kata Andi Amran Sulaiman kepada TribunJatim.com.

Saelain dengan Malaysia, Andi Amran Sulaiman menyebut sudah melakukan kesepakatan serupa dengan Papua Nugini.

"Timor Leste akan menyusul belanja pangan di Indonesia, " kata Andi Amran Sulaiman.

Kementan siap mengirimkan benih padi Inpari 32 dan 33 seperti yang diinginkan Bupati Lamongan.

"Bupati Lamongan ini sepak terjang dan semangatnya luar biasa soal pertanian. Pengajuan bantuannya tidak perlu lewat propinsi, potong kompas saja, biar cepat, " imbuh Amran Sulaimann dalam acara yang juga dihadiri Aster KASAD Mayjend TNI Komaruddin Simanjuntak tersebut.

Di tempat yang sama, Mentan Andi Amran Sulaiman menyerahkan secara simbolis bantuan berupa benih cabai, alat penetas telur, traktor roda empat, hand traktor dan mesin translanter padi.

Soal harga gabah yang turun saat panen, Amran memberikan jaminan Bulog akan menerima berapapun yang dikirim petani. Dia juga memastikan Bulog bakal membeli gabah petani sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) Rp 3.700 perkilogram.

"Kami mendengar harga gabah saat ini Rp 3.300. Mulai hari ini hingga 2 bulan kedepan kami akan terus keliling, memastikan gabah petani dibeli Rp 3.700, dan Bulog harus terima berapapun yang dikirim petani. Ini sudah perintah presiden," tegasnya.

Dikatakan, apresiasi pada Bulog yang sudah menaikkan serapan menjadi 14 ribu ton perhari, dari yang sebelumnya 2 ribu ton perhari. Dia berharap itu masih bisa dinaikkan menjadi 20 ribu ton perhari.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved