Sukses Raih 600 Piala, Bocah Model Ini Jadi Pemain Harpa Perempuan Pertama
Sukses meraih 600 piala, bocah model ini berhasil menasbihkan diri sebagai perempuan pertama yang menjadi pemain harpa.
Diceritakan, kemampuan bermain piano Clarissa sudah terlihat sejak kecil.
Ini kemungkinan karena Ny Naniek sendiri juga seorang guru les piano, ia berusaha mengembangkan bakat anaknya dengan mengajarinya sendiri di rumah.
“Ketika dia berusia lima tahun, sudah diterima di sekolah musik ternama dan dimasukkan dalam kelas khusus. Waktu itu, Clarissa juga sudah bisa mengarang lagu,” kisahnya.
Jalur Khusus
Sejumlah siswa yang berprestasi di jalur nonakademis ini juga akan mendapat 'penghargaan' dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya.
Mereka bisa masuk sekolah di level atasnya melalui jalur prestasi.
Sementara itu, Kepala Dindik Kota Surabaya, Ikhsan menyampaikan, penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk siswa berprestasi yang akan masuk SMP secara umun sama dengan tahun lalu. Sedangkan untuk masuk SMA/SMK, mulai tahun ini ditangani Pemprov Jatim.
“Secara umum sama, yang berprestasi akan ikut PPDB jalur khusus. Selain harus memenuhi persyaratan umum, juga harus melampirkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) penduduk Kota Surabaya,” jawab dia.
Prestasi nonakademis yang masuk kategori, seperti juara I, II, III tingkat Jawa Timur pada Pekan Seni Pelajar (PSP). Dan juara I, II,III tingkat Provinsi Jawa Timur Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
Secara umum PPDB di Kota Surabaya dibagi menjadi dua, yaitu jalur khusus yang diperuntukkan bagi warga kota Surabaya.
Jalur ini terbagi menjadi jalur mitra warga untuk siswa tidak mampu dan jalur prestasi baik akademik maupun non akademik. (M Taufik/Samsul Hadi/Aflahul Abidin/Sulvi Sofiana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bocah-model-pemain-harpa-surabaya_20170314_134858.jpg)