Breaking News

BNN: Pil Koplo Berlogo Y Jenis Baru, Ini Bedanya Khasiatnya

Ditemukannya pil koplo berlogo huruf 'Y' yang diedarkan tersangka di wilayah Ampelgading merupakan jenis baru.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Yoni Iskandar
Net
Ilustrasi pil koplo 

 TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ditemukannya pil koplo berlogo huruf 'Y' yang diedarkan tersangka di wilayah Ampelgading merupakan jenis baru.

Sebelumnya pil koplo yang diedarkan para pengedar berlogo huruf double L. Kepala Seksi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang, Muhamad Khoirul menjelaskan, pil koplo yang berlogo 'Y' mempunyai efek tiga kali lebih kuat dari double L yang selama ini dikenal.

Pil koplo yang berbentuk bundar dengan logo 'Y' disatu sisinya masih dari golongan senyawa Trihexyphenidyl.

"Sebenarnya pil koplo dengan logo 'Y' ini merupakan modifikasi dari double L yang selama ini dikenal, namun mempunyai efek lebih kuat dari doble L," kata Muhamad Khoirul kepada TribunJatim.com , Rabu (22/3/2017).

Dikatakan Muhamad Khoirul, pernah ada kasus dimana seorang pengguna pemula mengkonsumsi setengah butir pil koplo 'y'.

Baca: Edarkan Pil Koplo Diduga Jenis Baru, Pengangguran Ini Ditangkap Polisi

Pengkonsumsi tersebut hampir tiga hari mengalami telernya. Itu berbeda dengan efek double L yang hanya satu hari sudah hilang.

Dijelaskan Khoirul, pil jenis Double L biasanya digunakan untuk penderita sindrom Parkinson, namun untuk pil koplo dengan logo 'Y' ini sebenarnya digunakan untuk pengobatan orang yang mengalami ganguan kejiwaan.

"Akan tetapi, penggunaan pil berlogo huruf 'Y' sudah dihentikan, di Apotek sendiri sudah tidak dijual obat tersebut," ucap Khoirul.

Lebih lanjut dikatakan Khoirul, seperti pil koplo jenis double L, untuk pil koplo berlogo 'Y' kebanyakan produk dari home industry.

Hal itulah bahayanya dari pil koplo. Karena kebanyakan pil koplo yang ada dan dijual belikan secara illegal adalah hasil prosuksi rumahan.

"Disitulah sebenarnya bahayanya, produksi pil koplo sulit diketahui dimana," tandas Khoirul.

Harga pil koplo yang berlogo 'Y' dikalangan pemakai, tambah Khoirul, memang lebih mahal dari Double L. Untuk satu tik (isi 10 butir pil) harganya dikisaran Rp 35 ribu sampai Rp 50 ribu. Sedangkan untuk pil koplo jenis LL hanya berkisar Rp 10 ribu.

Dengan harga yang murah itulah sasaran penyalah gunaan dari pil koplo sudah menyebar, termasuk ke kalangan pelajar. Kondisi tersebut sangat memprihatinkan, karena efek yang ditimbulkan sangat merusak.

Pasalnya, akibat jangka panjang dari penyalahgunaan obat keras dari senyawa Trihexyphenidyl akan merusak sistem saraf pusat tubuh, dan merusak fungsi organ ginjal serta hati.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved