Awalnya Menganggur, Lima Pemuda ini Kini Jual Replika Robot Transformer Seharga Rp 15 Juta
Didik Prasetyo (36) yang merupakan satu di antara lima pemuda penggagas produksi replika robot Transformers itu mengutarakan, usaha produksi yang...
“Yang paling sulit saat memproduksi, ya dalam pembentukan robot dan pengecatan. Kami harus detail, jangan sampai berbeda jauh dengan gambar yang kami contoh, meskipun alat-alat yang digunakan baru sebatas gunting, cutter, dan penggaris. Cat yang kami gunakan adalah cat sintetis. Lalu untuk membuat warna semakin hidup, kami semprotkan minyak M3,” ungkapnya.
Untuk saat ini, Didik (36), Bowo (40), Khoirul Anam (18), dan Husni Wari (28) selama setahun terakhir ini telah berhasil memproduksi sekitar 5 robot displai dan 11 kostum robot.
Apabila ada pihak yang hendak menyewa robot kostum, mereka mematok harga antara Rp 150.000 hingga Rp 500.000 per hari.
Untuk pengerjaan robot kostum, mereka membutuhkan waktu paling cepat dua bulan per robot.
Khusus untuk robot display setinggi rata-rata 3 meter butuh waktu sekitar 3 bulan.
Tiap robot kostum, merek mematok harga Rp 7 juta.
Sedangkan untuk robot display Rp 15 juta per buah
“Seringnya robot-robot kostum tersebut dimainkan atau disewa di objek-objek wisata, seperti di Kampoeng Kopi Banaran Bawen, Tlatar Boyolali, bahkan untuk kegiatan Car Free Day (CFD) di Simpanglima Kota Semarang maupun Solo. Dari seluruh produk itu, terakhir kami kirim pesanan warga Surabaya Jawa Timur. Sebelumnya orang Sumatera pun pernah,” katanya.
(Tribun Jateng/Deni Setiawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/empat-transformer-semarang_20170405_174602.jpg)