Begini Cara Sekolah Kenalkan Jajanan Tradisional Kepada Siswa
Dengan ramah dan senang hati anak-anak menjual jajanan dan kue tradisional di lingkungan sekitar sekolah.
Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Mujib Anwar
SURYA/SUGIYONO
Siswa-siswi SD Muhammadiyah Manyar belajar berdagang dengan dikemas dalam acara 'Bazar Jajanan Tradisional', Kamis (6/4/2017).
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bazar jajanan dan kue tradisional yang digelar siswa SD Muhammadiyah Manyar, Gresik membuat anak-anak senang bisa belajar berwirausaha, Kamis (6/4/2017).
Dengan ramah dan senang hati anak-anak menjual jajanan dan kue tradisional.
Diantaranya cumcum, lemper, es cao, dadar jagung, nogosari dan es dawet. Dengan menjual jajan itu, anak-anak bisa belajar berdagang.
"Senang sekali saat berjualan, jadi tahu dan mengerti cara jual beli," kata Abidah Kaysah Al Barkah siswi Kelas 1 sambil berjualan dadar jagung dan nogosari.
Selain belajar berdagang, siswa-siswi kelas I SD bisa mengenal nama-nama jajan mengetahui bentuk dan jenis jajan tradisional.
"Sekalian bisa incip jajanan tradisional," katanya. (Surya/Sugiyono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/siswa-sd-muhammadiyah-manyar-belajar-menjajakan-kue-tradisional_20170406_174227.jpg)