Buka Beasiswa Petani Muda 2026, Petrokimia Gresik Siapkan 50 Agripreneur dari SMK Pertanian di Jatim
Sebanyak 50 siswa kelas XI SMK di Jatim disiapkan dan didorong jadi penerima beasiswa sekaligus agripreneur muda.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Alga W
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, WIlly Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Petrokimia Gresik kembali membuka program Beasiswa Petani Muda 2026 bagi pelajar SMK pertanian di Jawa Timur.
Pada tahun 2026, sebanyak 50 siswa kelas XI disiapkan dan didorong jadi penerima beasiswa sekaligus agripreneur muda.
Baca juga: Di Tangan Dosen UB, Limbah Rambut Jagung Disulap Jadi Sunscreen Anak SPF 50 Ramah Lingkungan
Program ini menjadi salah satu upaya mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian.
Selain itu, langkah ini juga dikaitkan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam dunia pertanian yang kini terus berkembang ke arah modern.
"Regenerasi petani adalah fondasi penting bagi masa depan pangan Indonesia. Melalui program Beasiswa Petani Muda, kami ingin menarik lebih banyak generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian sekaligus membekali mereka dengan kompetensi dan semangat kewirausahaan. Petrokimia Gresik berkomitmen untuk terus mencetak agripreneur muda yang mampu menjadi motor penggerak pertanian modern," beber Daconi, Rabu (6/5/2026).
Pendaftaran program ini dibuka mulai 4 hingga 17 Mei 2026.
Peserta yang mendaftar akan mengikuti seleksi administrasi dan ujian tulis secara daring.
Tak hanya itu, calon peserta juga diminta menulis essay bertema 'Bertani untuk Masa Depan Negeri: Pilihan Berani Generasi Z Menjadi Agripreneur Sejati'.
Dari sisi persyaratan, peserta harus memiliki nilai rata-rata rapor minimal 80 sejak kelas X semester 1 hingga kelas XI semester 1.
Selain itu, tidak boleh ada nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP).
Sebanyak 50 siswa terbaik dari SMK dengan jurusan rumpun pertanian di Jawa Timur nantinya akan menerima bantuan pendidikan sebesar Rp500 ribu per bulan selama satu tahun.
Program ini tak hanya soal bantuan biaya, tetapi juga diarahkan untuk membentuk sumber daya manusia pertanian yang lebih siap menghadapi tantangan ke depan, termasuk mendorong lahirnya pelaku usaha muda di sektor agribisnis.
"Alhamdulillah, kami bisa berkontribusi dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh untuk menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan," imbuhnya.
| Final Four Proliga 2026, Gresik Phonska Perkuat Tim, Dua Legiun Asing Kena Evaluasi |
|
|---|
| Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam! Libas Bandung bjb Tandamata 3-0, Tiket Final Four Kian Dekat |
|
|---|
| Dari TAMENG dan Lontar Bawa Petrokimia Gresik Sabet Gold dan Silver di Ajang CSR 2025 |
|
|---|
| Petrokimia Gresik Bekali Ratusan Nelayan Lumpur dengan Pelatihan Darurat dan Cek Kesehatan Gratis |
|
|---|
| Coolbox PT Linde Indonesia Bocor, DLH Gresik Ambil Sampel Debu dan Lakukan Investigasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Beasiswa-Petani-Muda-2026-kepada-siswa-siswi-SMK-pertanian-di-Jawa-Timur.jpg)