Prostitusi Online Lintas Daerah, Booking 'Mamah Muda' Siswi SMP Dibanderol Rp 1,2 Juta

Untuk bisa memesan mamah muda, si pria hidung belang harus masuk di grup khusus.

Tayang:
Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Mujib Anwar
SURYA/ANAS MIFTAKHUDIN
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat merilis prostitusi online via medsos yang dikendalikan Apunk, Selasa (2/5/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Prostitusi online yang menawarkan jasa seksual siswi SMA lewat media sosial (Medsos) dibongkar Unit III Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.

Dalam bisnis esek-esek ini, seorang papi, SI alias Apunk Kumel, 38, warga Jombang dijebloskan ke tahanan.

Selama tiga bulan beroperasi, Apunk sudah bisa mengendalikan cewek di beberapa daerah, di antaranya Surabaya, Malang, Kediri, dan Mojokerto.

Terbongkarnya jaringan ini, setelah polisi melakukan patroli cyber di media sosial. Ternyata ada sebuah grup Facebook bernama 'Lendir' hingga akhirnya dilakukan pemantauan.

"Konsumen yang ingin menjadi konsumen atau memesan cewek harus masuk di grup Lendir," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa (2/5/2017).

Baca: Masyaallah, Hanya Bayar 2 Bungkus Rokok, 14 Pria Homo ini 3 Hari Pesta Seks Sesama Jenis Sepuasnya

Di grup yang dikelola tersangka Apunk, banyak dipasang puluhan foto cewek yang bisa diajak kencan dengan imbalan sejumlah uang.

Wanita yang dijajakan kebanyakan masih di bawah umur dan masih duduk di bangku SMP dan SMA. Ada pula yang mahasiswi. Untuk wanita dewasa, tersangka menyebutnya 'Mahmud' alias 'Mamah muda'.

Dalam grup itu, tersangka juga mencantumkan kontak BBM sehingga konsumen yang ingin memesan diminta tersangka untuk menyampaikan pesan melalui kontak BBM itu.

Baca: Astaga, Oral Seks dan Threesome di Pesta Seks Kaum Gay Ternyata Jadi Tontonan Ramai-ramai

Tersangka Apunk juga membroadcast ke BBM milik konsumen yang ada di kontaknya untuk memberitahu jadwal booking.

Sekitar sepekan dipantau polisi, ada seorang konsumen minta dicarikan cewek berstatus siswi SMA untuk diajak kencan di Surabaya.

Dalam kontak via BBM itu, tersangka menyanggupi, tapi tersangka membanderol Rp 1,2 juta dalam sekali kencan.

Tersangka akhirnya menjemput cewek berinisial EEL, 16, yang dijemput di Kediri dan dibawa ke sebuah hotel di Mojokerto.

Baca: Bocah SMP 10 Kali ini Tiduri Siswi SMK, Saat Pacarnya Hamil 7 Bulan, Malah Cengengesan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved