Tiga Perampok Nasabah Bank Asal Palembang Ditembak Polisi, Ini Kronologinya

Komplotan perampok nasabah bank asal Palembang berhasil dibekuk anggota resmob Polres Lamongan, Kamis (18/5/2017).

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Hanif manshuri
Tiga perampok komplotan Palembang yang ditembus timah panah saat dirawat di RSUD dr Soegiri, Kamis (18/5/2017) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Komplotan perampok nasabah bank asal Palembang berhasil dibekuk anggota resmob Polres Lamongan, Kamis (18/5/2017).

Tiga pelaku yang diamankan diantaranya, Alan (25), Hanafi (25) dan Soleh (24) sang eksekutor.

Mulanya polisi sedang mencurigai seorang tersangka bernama Hanafi saat sedang memetakan atau menggambar di Bank BRI Laren.

Ketiga tersangka sebenarnya sedang berada di lingkungan sekitar BRI. Dan dan satu diantaranya bergerak hendak kabur.

Sebelum ketiganya kabur, lima anggota resmob langsung merangsek dan bermaksud meringkus dua tersangka lainnya.

Ternyata kedua tersangka ini juga berhasil kabur dengan mengendari dua sepeda motor Yamaha Yupiter yang dipakai beraksi.

Anggota resmob berhasil mengejar pelaku dan berusaha melawan petugas. Karena melawan, dua tersangka dilumpuhkan kakinya dengan ditembus timah panas.

"Ketiga pelaku ini tadi sedang menggambar di lokasi," ungkap Kasar Reskrim, AKP Yadwivana Jumbo Qantasson kepada Surya.co.id, Kamis (18/5/2017).

Setelah berhasil melumpuhkan dua tersangka, polisi mengeler pelaku untuk menunjukkan diamana biasanya tersangka lainnya bersembunyi.

Seorang tersangka lainnya, bernama Soleh berhasil digerebek saat sedang sembunyi di rumah atau base campnya di wilayah Gresik.

Komplotan ini berjumlah 6 orang, hanya saat hendak beraksi yang kedua di Laren hari ini, yang tiga lainnya tidak ikut.

Tiga tersangka ini kata Jumbo, sudah dibagi masing - masing, satu bertugas menggambar dan memetakan, seorang lagi eksekurotor dan satu bertugas menabrak, jika ada yang menghalangi saat aksinya diketahui.

"Mereka ini perannya sudah ditata rapi dan terkoordinir," ungkap Jumbo.

Diungkapkan, tiga orang komplotan Palembang ini sejitanya hendak mengulang sukses merampok nasabah, seperti pada Pebruari 2017 lalu yang berhasil menggasak Rp 60 juta uang nasabah. Uang itu diakui pelaku sudah habis dibagi dan dikirim ke keluarganya di Palembang.

Keberhasilan anggota mengenali pelaku ini, kata Jumbo, lantaran adanya dukungan rekaman CCTV yang terjadi pada 4 bulan lalu itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved