Semarak Ramadan

Ritual Berburu 'Berkah' Malam Jumat Kliwon di Masjid Kuno Kyai Ageng Muhammad Besari

Di sekitar Mihrab dan Mimbar dianggap sebagai tempat yang paling sakral oleh jamaah.

Tayang:
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Mujib Anwar
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Masjid Tegalsari, masjid kuno yang dibangun Kyai Ageng Muhammad Besari di Ponorogo. 

Pada bulan Ramadan seperti saat ini, makam juga ramai dikunjungi oleh para peziarah. Selain itu, pada tanggal ganjil yakni 21,23,27 setiap akhir Ramadan juga diadakan istighozah.

Ia menjelaskan, ada beberapa kegiatan tahunan, bulanan, minguuan dan harian di Masjid Jami' Tegalsari.

Untuk kegiatan tahunan, yakni Tahlil Kubro dan ambengan peringatan Haul Kyai Ageng Mohammad Besari pada 13 selo Ba'da Isya.

Kemudian itikaf ( Qiyamu lailati Ramadan) setiap malam ganjil pada akhir bulan Ramadan, salat sunah rajab pada malam jumat pertama Ba'da Magrib pada Bulan Rajab, shalat Ied pada syawal / dzulhijjah, shalawatan maulud pada robiul awwal pagi hari, dan juga ziarah.

Sedangkan kegiatan bulanan, yakni semaan Al-quran bi An-nadhor setiap Ahad pon, dzikirul ghofilin pada malam jumat kliwon Ba'da Isya, dan mujahadah qiyamuk lail pada malam Selasa kliwon pukul 24.00, serta qodiriyah pada malam Senin kliwon ba'da Isya.

Untuk kegiatan mingguan, Mujahadah shalat nawafil setiap Jumat ba'da magrib, bimbingan qiroatul quran setiap Kamis sore, dan ujud-ujudan setiap Jumat ba'da Subuh.

Sedangkan kegiatan harian, salat fardhu berjamaah pada waktu salat fardhu dan pengajian kitab kuning ba'da salat ashar dan salat isya. (Surya/Rahadian Bagus)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved