Jelang Lebaran, Pesanan Rengginang Asal Blitar Naik Dua Kali Lipat
Momen Lebaran juga menjadi berkah bagi pembuat kue kering rengginang. Menjelang Lebaran, para pembuat kue rengginang kuwalahan melayani pesanan.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Yoni Iskandar
Supini mengelola usahanya secara sederhana. Produk rengginangnya tidak ia beri nama dan tidak dikemas menarik. Ia membungkus rengginang menggunakan kantong kresek biasa.
Baca: Berburu Takjil dan Menu Buka Puasa di Alun – Alun Kraksaan, Menggiurkan
Sedangkan pemesan rata-rata menjual kembali rengginang hasil produksi Supini. Oleh pemesan, rengginang Supini dikemas ulang dan diberi label lalu dijual lagi. Selain dijual lagi, pesanan rengginang juga banyak digunakan sebagai oleh-oleh.
"Dari dulu saya tidak memberi nama di produk rengginang saya. Saya hanya membungkusnya menggunakan kresek," ujarnya.
Supini juga tidak berani mengirim pesanan sendiri. Setiap pemesan harus mengambil sendiri rengginang ke rumah Supini.
"Risiko kalau mau kirim sendiri. Saya belum belum pernah mencobanya," ujarnya. (Surya/ Samsul hadi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-blitar-produksi-rengginang-blitar_20170611_181729.jpg)