Mau Tetap Sehat Saat Lebaran Setelah Sebulan Berpuasa, Inilah Tipsnya
Pada hari lebaran, banyak orang cenderung menyajikan masakan bersantan, seperti ketupat dengan pasangannya opor ayam, rendang daging, gulai buncis.
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pada hari lebaran, banyak orang cenderung menyajikan masakan bersantan, seperti ketupat dengan pasangannya opor ayam, rendang daging, gulai buncis.
Yuk, simak tips dibawah ini dari ahlinya, yaitu Ayu Bulan Febry K D, SKM, MM, Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, Malang.
Penulis buku-buku gizi dan kesehatan, membagikan tips agar tubuh kita tetap sehat meski setelah berpuasa selama satu bulan.
Makanan membuat timbangan berat badan kita melonjak naik dan kolesterol pun meningkat.
Sehingga ada baiknya mungkin di hari lebaran ke-2, Senin (26/6/2017) ini kita juga menyajikan masakan non santan yang rendah kalori dan lemak untuk menyeimbangkan asupan makanan kita.
Baca: Anda Berlebaran di Madiun, Aston Suguhkan Opor Ayam dan Ketupat Sayur Lodeh Spesial
Tips memilih jenis makanan rendah kalori dan lemak:
Pilihlah lauk hewani seperti ikan dan ayam tanpa kulit. Daging pun yang di pilih daging has dalam dan batasi konsumsinya 100 gram per hari (1 potong sedang per hari).
Konsumsi makanan-makanan seperti ini cenderung dapat menurunkan lemak dan kolesterol dalam tubuh dan sangat membantu mencegah lonjakan kenaikan berat badan.
Pilihlah karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks adalah jenis karbohidrat baik yang susah dicerna di usus.
Jadi penyerapannya pelan dan tidak mudah bikin gula darah naik. Selain itu juga memberikan rasa kenyang yang lebih lama dibanding karbohidrat sederhana.
Contoh karbohidrat kompleks yaitu nasi merah, roti gandum, singkong, oatmeal, jagung, kacang-kacangan, buah dan sayur.
Pilihlah bahan makanan berserat tinggi. Sayuran, buah, gandum, beras merah merupakan contohmakanan berserat tinggi yang dapat mengikat kolesterol dalam darah dan memperlancar pencernaan.
Dengan memperbanyak makan makanan yang tinggi serat maka kadar kolesterol dan lemak dapat turun dan juga dapat menurunkan berat badan kita.
Baca: Mudik via Tol Ngawi-Kertosono, Mampirlah Rest Area Waduk Bening Saradan, Keren Pemandangannya
Pilihlah buah dan sayur dalam hidangan kita. Kebiasaan mengonsumsi buah dan sayur, membuat karbohidrat dipecah menjadi gula sederhana secara perlahan dan bertahap di dalam tubuh sehingga gula darah tetap berada dalam keadaan normal.
Hati-hati dalam mengonsumsi makanan seperti gado-gado, pecel, ketoprak, rujak cingur, rujak manis buah, dan lain-lain.
Walaupun terbuat dari sayuran dan buah yang memiliki sedikit kandungan lemak, namun bumbu kacangnya memiliki kandungan kalori dan lemak yang sangat tinggi.
Menggunakan gula mapel murni dan madu alam murni. Jenis gula ini cenderung lebih rendah kadar kalori dan karbohidratnya dibanding gula pasir atau gula aren, sehingga lebih aman digunakan.
Maka itu jangan mengonsumsi gula pasir karena merupakan karbohidrat sederhana yang mudah dicerna di usus, sehingga mudah bikin gula darah naik.
Kalau simpanan gula darah ini berlebih dalam tubuh, maka biasanya gula ini diubah jadi lemak di perut, pipi dan paha.
Untuk susu dan produk olahannya, tetap bisa di konsumsi seperti susu skim (susu rendah lemak), susu kedelai, yogurt rendah lemak karena kandungan kalsium dan proteinnya merupakan protein yang baik bagi tubuh.
Dianjurkan menggunakan minyak sehat seperti minyak zaitun, minyak jagung dan minyak biji bunga matahari.
Kelompok minyak ini mengandung asam lemak tak jenuh yang efektif menurunkan kadar lemak dan kolesterol dalam darah sehingga menghindari resiko penyakit jantung, hiperkolesterol, dan stroke, serta dapat membantu menurunkan berat badan.
Pemakaian mentega dan margarin mengandung lemak yang cukup tinggi akan meningkatkan berat badan kita.
Teknik pengolahan makanan sebaiknya dikukus, dipanggang, ditumis,direbus, memasak menggunakan microwave, dan hindari makanan yang diolah dengan cara digoreng. (Surya/Sany Eka Putri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/opor-ayam_20170626_064930.jpg)