Saudari Kembari Imam Subekti Sempat Mimpi Korban Pulang Ke Rumah

Sepeninggal Imam Subekti (25) duka yang amat sangat masih dirasakan oleh suadari kembarnya bernama Siti Solikhah. Wanita 25 tahun ini seakan tak rela

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Didik Mashudi
Imam Subekti anak punk korban pengeroyokan rekannya. 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sepeninggal Imam Subekti (25) duka yang amat sangat masih dirasakan oleh suadari kembarnya bernama Siti Solikhah. Wanita 25 tahun ini seakan tak rela harus kehilangan kakak kandungnya itu.

Masih membekas ingatan dibenak Siti ketika terakhir bertemu korban pada saat Imam meninggalkan rumah pada 22 Agustus 2017 kemarin silam. Ia masih tak percaya bahwa saudara kembarnya itu telah tiada.

Namun apa daya, takdir berkehendak lain. Dia harus mengikhlaskan kepergian saudara kandungnya untuk selama-lamanya.

Disisi lain, Siti masih ingat betul sebelum mendapat kabar duka bahwa kakaknya telah tewas dibunuh, ia sempat mendapat firasat melalui mimpi. Memang ikatan batin saudara kembar ini begitu erat.

Tiga hari sebelum mendengar kabar duka itu, Siti sempat berjumpa korban didalam alam bawah sadar. Pada mimpi itu, ia melihat Imam pulang ke rumah dalam kondisi sehat bugar.

Baju yang dipakai juga sama kettika korban pertama kali ditemukan tewas mengenaskan di dalam hutan lereng Gunung Kelud Kecamatan Ngancar pada Rabu, (5/9/2017).

Di dalam mimpi Siti, tampak jelas korban memakai baju hitam bergambar motor bertuliskan teks Harley Davidson. Saat itu korban masuk ke dalam rumah dan duduk di kursi kayu di dalam ruang tamu.

Ia tampak berbeda, Imam tak hanya diam saja. Di dalam rumah itu ada kedua orang tuanya. Meski sempat di tanya tak ada satu kata pun yang keluar dari mulutnya.

Siti tak begitu memikirkan hal itu. Yang penting korban telah pulang ke rumah. Setelah itu, korban berdiri dari tempat duduknya dan melangkah pergi ke kamarnya yang berada di samping kanan ruang tamu persis di sebelah tempat televisi.

Baca: BREAKING NEWS - Aktor Pengeroyokan Anak Punk Hinga Tewas Tertangkap

Ibu satu anak ini pun terbangun dari tidurnya. Esok harinya, ia menceritakan itu ke kedua orang tuanya dan ke saudara lelalinya serta sejumlah kerabat lain. Namun, keesok harinya ia mimpi itu kembali terulang. Adegan dalam mimpinya sama persis seperti yang dialaminya kemarin.

Mimpi bertemu korban dialaminya sepekan setelah korban tewas dihabisi oleh gerembolan anak punk.

"Mimpinya terjadi pada malam Sabtu sama malam Minggu. Kemudian, pada Rabu sore kami mendapat kabar dari polisi Polsek Tarokan kalau Imam meninggal di RS Bhayangkara," tutur Siti dijumpai SURYA di kediamannya, Minggu (10/9/2017).

Pihaknya, selalu menganggapi positif saat datangnya firasat itu. Meski demikian, ayah korban, Matsani sempat menanyakan ke Kyai terkait posisi keberadaan korban.

Hasilnya, korban masih ada dan berada di suatu tempat. Pesan dari Kyai itu disampaikan Matsani ke seluruh keluarga besarnya. Pihaknya berharap prednomeryai itu dan anaknya segera pulang ke rumah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved