Gara-gara Hal ini, Air Waduk Bendungan Sutami Akan Dihemat Penggunaannya

Selain sebagai pengendali banjir, Waduk Sutami juga jadi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berdaya 488 juta KWH per tahun. Tapi . . .

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Mujib Anwar
SURYA/ACHMAD AMRU MUIZ
Kondisi air waduk Bendungan Sutami di Karangkates Malang yang debit airnya mengalami penurunan di musim kemarau, Selasa (12/9/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Penurunan debit air Waduk Sutami di Karangkates Kabupaten Malang dinilai masih dalam posisi wajar.

Ini setelah pola operasional waduk Sutami masih tetap terjaga hingga memasuki musim kemarau sekarang ini.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta 1 Malang, Raymond Valiant Ruritan menjelaskan, berdasar perkiraan volume air waduk Sutami akan tersedia hingga akhir bulan November 2017 mendatang atau di akhir musim kemarau.

Selanjutnya pada musim penghujan volume air waduk akan kembali naik seiring dengan naiknya debit air sungai mengalir ke waduk Sutami.

"Jadi untuk saat ini air waduk Bendungan Sutami masih aman dan tetap bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air irigasi persawahan dan menggerakkan turbin PLTA," kata Raymond dikonfirmasi melalui ponsel, Selasa (12/9/2017).

Dijelaskan Raymond, saat ini volume air yang masuk ke waduk Sutami mencapai kisaran 34,68 m3 perdetik. Volume tersebut lebih tinggi dari pola operasional sebesar 31,69 m3 perdetik.

Sedangkan untuk air wadul Sutami yang dikeluarkan mencapai 54,98 m3 perdetik atau lebih besar 7,74 persen dari pola operasional sebesar 51,03 m3 perdetik.

"Melihat data tersebut operasional waduk Sutami masih terjaga dengan baik," ucap Raymond didampingi Corporate Scretary Perum Jasa Tirta 1 Malang, Dian Hapsari.

Memang, diakui Raymond, meski kondisi air waduk Sutami masih terjaga tetapi pihaknya tetap mewaspadai kondisi yang terjadi di lapangan.

Terutama apabila musim kemarau sekarang ini berkepanjangan hingga melebihi perkiraan maka tidak tertutup kemungkinan ketersediaan air waduk Sutami memasuki level terendah.

Apabila hal itu terjadi maka kemungkinan besar akan dilakukan penghematan air waduk Sutami.

"Maka dari itu, kamipun selalu berdoa agar sumber mata air yang ada tidak kehilangan debit air terlalu berlebihan atau bahkan mengering pada musim kemarau ini," ucap Raymond.

Seperti diketahui, waduk Sutami yang ada di desa Karangkates kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang merupakan bendungan aliran Sungai Brantas dibawah pengelolaan Perum Jasa Tirta 1 Malang.

Selain sebagai pengendali banjir, waduk Sutami juga sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berdaya 488 juta KWH per tahun.

Air waduk yang mengalir ke hilir mampu mengairi persawahan seluas 34.000 hektar. Kawasan waduk Sutami sendiri juga menjadi salah satu obyek wisata di Kabupaten Malang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved