Begini Tanda-tanda Memasuki Musim Pancaroba dari BMKG, Daerahmu Alami Hal Ini?

BMKG Maritim Tanjung Perak, Surabaya, memprediksi, Oktober sampai November 2017 sudah memasuki musim pancaroba.

Penulis: Manik Priyo Prabowo | Editor: Alga W
Manillenials
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak, Surabaya, memprediksi, Oktober sampai November 2017 sudah memasuki musim pancaroba.

Kepada TribunJatim.com, petugas prakirawan BMKG menjelaskan adanya pusaran angin dan pergerakan awan yang ada di wilayah Jawa Timur.

"Tanda-tanda ini dibaca melalui radar cuaca di Stasiun Meteorologi Juanda," jelas Fajar Setiawan kepada TribunJatim.com, Rabu (11/10/2017).

Pada draf yang disampaikan BMKG bulan Oktober 2017, beberapa wilayah di Jawa Timur mulai memasuki masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan, atau pancaroba.

Warung Nasi Kari Ayam Ini Selalu Disesaki Pengunjung, Ya Pantesan, Mbak Pelayan Bajunya Kayak Gitu

Mama Cantik Ini Bagi Tips Mudah Memutihkan Bagian Sensitif Wanita, Jangan Keras-keras Nanti Perih

Karakteristik hujan yang terjadi pada masa peralihan ini umumnya lebat dengan durasi yang tidak lama (20-30 menit, dengan catatan bahwa itu adalah awan Cumolonimbus tunggal).

Hanya saja, terkadang hujan disertai dengan sambaran petir serta angin kencang sesaat yang terbentuk dari awan Cumulonimbus.

Yang patut menjadi perhatian, awan Cumolonimbus ini akan membuat angin dengan kecepatan dapat mencapai 54 km/jam.

"Kondisi cuaca cerah dan panas serta gerah pada malam hari, kemudian esok harinya tiba-tiba hujan lebat merupakan ciri kondisi cuaca pada masa peralihan atau pancaroba," lanjut Fajar.

Ayahnya Meninggal Dunia, 2 Unggahan Sule Ini Sampai Bikin Netter Nangis, Ayah Nggak Bakal Menyesal

Selain itu, cuaca cerah hingga berawan sebagian beberapa hari, kemudian hujan sedang hingga lebat setelahnya, dalam waktu 2-5 hari.

Hujan pada peralihan musim terjadi karena adanya perubahan pergerakan angin atau massa udara.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved