Masih Belia Piawai Rampas Ponsel, Pelajar ini Incar Cewek Jalanan

Usai muda tak menjadikan pelajar ini takut melakukan tindak kejahatan. Yang terjadi malah sebaliknya sangat liar dan ...

Tayang:
Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Mujib Anwar
istimewa
ilustrasi jambret 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Usia Yan masih terbilang muda, 17 tahun. Namun Anak Baru Gede (ABG) asal Kedung Klinter, Surabaya ini sudah piawai dalam dunia kejahatan.

Pelajar SMA ini pun akhirnya meringkuk di tahanan Polsek Wonokromo setelah terlibat perampasan ponsel di depan SPBU Gunungsari.

Kejahatan yang dilakukan Yan Cs berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB. Ia bersama dua temannya naik satu motor keliling Surabaya untuk mencari sasaran.

Setelah sampai di depan SPBU, Yan dan dua temannya melihat seorang perempuan naik motor sendirian sambil melihat ponsel.

Usai Beli Rokok, Pemuda ini Akui Motor Orang yang Lagi Belanja, Saat Ditanya Jawabannya Bikin Muntab

Tersangka yang duduk di jok paling belakang, langsung menyambar ponsel korban.

Begitu kaget ponselnya dirampas, korban yang diketahui bernama Novia, 28, warga Candi, Sidoarjo sontak teriak.

"Jambret... jambret ... tolong...." Rupanya teriakan itu membuat Yan Cs kalang kabut lalu memacu motornya dengan kecepatan tinggi.

Sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, laju motor yang ditumpangi tiga ABG ini langsung dicegat petugas Reskrim Polsek Wonokromo yang tengah patroli.

"Anggota langsung kami perintah menghadang mereka," tandas Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Iptu Ristitanto, Selasa (7/11/2017).

Usut Tuntas Tewasnya Mahasiswa UTM Peserta Diklat Menwa, Polisi Bidik Panitia dan . . .

Rupanya, sang joki dan ABG yang duduk di jok tengah tancap gas. Tersangka yang duduk di jok belakang (Yan) langsung ditarik dan jatuh dari jok motor.

Motor yang dipacu dua ABG yang kini dinyatakan buron cukup kencang. Petugas yang mengejar sempat kehilangan arah.

"Kami masih mencari keberadaan dua tersangka ini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat tertangkap," ujar Iptu Risti.

Tersangka Yan pun digelandang ke Polsek Wonokromo untuk diperiksa berikut barang bukti ponsel korban yang dirampasnya.

Awas, Coba-coba Kirim TKI Ilegal, Akan Didenda Belasan Miliar dan Penjara 10 Tahun serta . . .

Ketika pemeriksaan berlangsung, Yan mengaku masih pelajar itu terpaksa ikut teman-temannya. Karena selama ini, ia selalu nebeng teman-temannya saat ngopi.

"Saya spontan merampas ponsel perempuan itu karena dua teman saya teriak sikat," aku Yan pada penyidik.

Harapan pascamerampas ponsel, Yan bisa mentraktir dua temannya membelikan kopi dan rokok plus makan. Meski sudah terlihat piawai cara merampas ponsel, Yan mengaku baru sekali.

"Ya pak baru sekali ini saya mencuri. Itupun diajak teman," akunya sambil merunduk.

VIDEO : Viral, Mau Ditilang Polisi, Pria di Mojokerto ini Melawan, Hingga Serangan Kasar dan . . .

Karena tersangkanya masih anak-anak, penyidik Polsek Wonokromo koordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) khusus anak. "Untuk proses hukumnya, tetap kami jalankan hingga tuntas," tandas Iptu Risti. (Surya/Anas Miftakhudin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved