Usai Obok-obok Malang, Pembobol Hypermart Lintas Provinsi Berakhir di Kediri, Modusnya Identik
Tersangka yang dilaporkan membobol Hypermart di Kota Malang, aksinya berakhir pilu di Kediri saat melakukan pembobolan yang sama.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Mujib Anwar
"Kami manfaatkan kelengahan petugas," jelasnya.
Setiap kali beraksi Agung juga mengajak serta istrinya Ny Nur (31) dan anaknya yang masih berusia tiga tahun.
Namun Agung berdalih pencurian dilakukan seorang diri tanpa melibatkan istrinya.
"Pelaku dan eksekutornya saya sendiri, istri hanya ngikut aja," ungkapnya.
Agung mengaku nekat mencuri karena pikirannya sedang kalut akibat ada masalah keluarganya.
"Kami korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) istri. Kalau marah istri saya selalu mencakar perut," ungkapnya sembari memperlihatkan bekas luka di perutnya.
Agung mengaku sengaja mencuri supaya dirinya ditangkap polisi dan dipenjara. "Saya berharap dengan dipenjara istri menjadi sadar," tuturnya.
Sementara Ny Nur, istri Agung menampik tudingan telah melakukan KDRT terhadap suaminya. "Omongan suami saya memang tidak bisa dipegang," tegasnya.
Tersangka bakal dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Surya/Didik Mashudi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pencuri-hypermart-lintas-provinsi_20171118_194913.jpg)