Ini Tiga Fakta Terkait Pemilih Pemula yang Wajib Diketahui Para Calon Peserta Pilgub 2018
Pilkada Serentak 2018 di Jawa Timur kurang beberapa bulan lagi. Dijadwalkan Pesta Demokrasi lima tahunan itu akan...
Penulis: Adeng Septi Irawan | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Biasanya pemilih jenis ini berasal dari kalangan pemuda ataupun mahasiswa.
Bupati Banyuwangi Azwar Anas menyebut bahwa pemilih pemula adalah orang yang cukup rasional.
"Apa yang sampaikan calonnya itu rasional tidak, jangan jangan waktu pidato bagus dan ini tidak bisa dikerjakan," katanya dikutip dari Tribunjatim.com , Senin (20/11/2017).
2. Mayoritas Pemilih Pemula Cenderung Apatis
Dikutip dari jambi.tribunnews.com, Senin (20/11/2017), Pengamat politik As'ad Isma mengatakan, mayoritas pemilih pemula cenderung cuek dan apatis.
Mereka terdidik secara akademik, namun tidak cukup peduli dalam hal-hal yang berhubungan dengan politik.
Menurut As'ad, ada dua hal yang membuat pemilih pemula bisa ditarik antusiasnya terhadap isu-isu politik.
Yang pertama adalah karena adanya hubungan emosional dengan kandidat, atau karena dimobilisasi oleh tim sukses. Jika `dibiarkan' atau tidak digarap, pemilih pemula akan cuek.
3. Pemilih Pemula Punya Pengaruh pada Calon
Seperti dikutip dari tribunnews.com, Senin (20/11/2017) Pengamat politik FISIP Universitas Katolik Parahyangan, Asep Warlan Yusuf mengatakan bahwa Anak Muda mempunyai pengaruh dalam p[enentuan calon pemimpin, meski tidak banyak.
"Anak muda juga itu bagian penting untuk suara tapi tidak cukup mengandalkan segmen muda, pemilih pemula. Sebaiknya juga menyebar, baik dari segala usia," ujarnya dikutip dari Tribunnews.com, Senin (20/11/2017) .
Menurut Asep Warlan Yusuf, kelompok anak muda akan menjadi kelompok yang diperebutkan suaranya oleh beberapa kandidat.
Setidaknya, para calon yang hendak maju untuk menjadi calon gubernur maupun calon wakil gubernur untuk memperhatikan sederet fakta terkait pemilih pemula yang mungkin tak banyak diketahui oleh publik.