Ungkap Tindakan Korupsi, Polda Jatim Telah Lakukan OTT Hampir 100 Kasus

Polda Jatim dalam setahun terakhir melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) hampir 100 kasus.

Tayang:
Penulis: Pradhitya Fauzi | Editor: Agustina Widyastuti
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Wahyudi Hidayat usai menghadiri "Sosialisasi dan Penandatanganan MoU Kapolda Jatim dengan Gubernur", Senin (20/11/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Irwasda Polda Jatim, Kombes Pol Wahyudi Hidayat menuturkan Tim Saber Pungli dalam setahun terakhir melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) hampir 100 kasus.

Hal itu dikatakannya usai menghadiri "Sosialisasi dan Penandatanganan MoU Kapolda Jatim dengan Gubernur", Senin (20/11/2017).

Wahyudi menuturkan, jumlah pasti kasusnya mencapai 97 OTT.

( Hadiri MoU dengan Pemprov, Kapolda Jatim: Penyelewengan Dana Desa Jangan Sampai Terulang )

Di Jatim sendiri, sekitar 146 tersangka telah diamankan serta total barang bukti uang bila dikumpulkan mencapai Rp 3 miliar.

Terkait kasus OTT tersebut, Wahyudi mengatakan salah satunya adalah alokasi dana desa di wilayah Sampang, Madura.

"Waktu itu pungutan liar dalam mengurus perizinan, kemudian mengurus sertifikasi tanah atau prona. Harusnya gratis, tapi di beberapa desa oleh panitia meminta uang," ungkap Wahyudi.

Ia mengimbuhkan, dari sana lah diketahui para tersangka yang terbukti melakukan kesalahan itulah yang ditangkap.

"Sebagian adalah perizinan, jadi yang tertangkap ada aparat, PNS, camat, kades, dan ada orang yang biasa tapi terbukti memungut pungli," lanjutnya.

Untuk di Jatim sendiri, jumlah 97 kasus dengan 146 tersangka itu dikatakan Wahyudi ada yang telah mencapai P21, divonis, dan berbagai hukuman vonis lainnya.

"Ada yang dua, ada tiga tahun, bahkan ada yang lima tahun, sudah divonis pengadilan semua," papar Wahyudi.

Terkait kegiatan itu, Wahyudi menuturkan Satgas Saber Pungli akan melakukan upaya pencegahan.

"Jadi, tugasnya Satgas Saber Pungli tidak hanya penegakan hukum dalam OTT, tapi juga melakukan pencegahan atau membangun sistem," pungka Wahyudi.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved