Rumah Warga Tambakrejo Sidoarjo yang Rusak Dapat Bantuan Rp 20 Juta

Dwijo mengatakan warga akan mendapat bantuan materil berupa uang yang jumlahnya bervariasi, tergantung dari kerusakan yang dialami.

Tayang:
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT TORIQ
Angin puting beliung menerjang beberapa wilayah di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (22/11/2017) kemarin. 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Warga Desa Tambakrejo, Tambaksumur, dan Tambaksawah, Waru Sidoarjo yang terkena dampak angin puting beliung pada Rabu (23/11/2017) akan mendapat bantuan uang untuk memperbaiki rumah yang rusak.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo, Dwijo Prawito, yang memimpin proses evakuasi bencana tersebut.

Dwijo mengatakan warga akan mendapat bantuan materil berupa uang yang jumlahnya bervariasi, tergantung dari kerusakan yang dialami.

"Untuk rumah warga yang rusak berat akan mendapat bantuan Rp 20 juta, rusak sedang Rp 10 juta, dan rusak ringan Rp 5 juta. Kami tengah mendata jenis kerusakan rumah warga tersebut," kata Dwijo, Kamis (23/11/2017).

Data terakhir yang dicatat, ada 576 bangunan rumah warga Tambakrejo yang rusak, sementara Tambaksumur ada 171 bangunan, dan Tambaksawah ada 50 bangunan.

Dwijo menyampaikan data ini bisa bertambah lagi karena kemungkinan besar masih ada warga yang belum melaporkan kerusakan yang dialami.

"Kami buka posko 24 jam di Balai Desa Tambakrejo untuk melayani berbagai keluhan maupun laporan warga," sambungnya.

Sejak pagi, warga bersama instansi gabungan dari BPBD, TNI, polisi, Satpol PP, OPD Sidoarjo, Tagana, Banser NU, serta lainnya, melakukan kerja bakti.

Bahu-membahu, semua pihak bekerja sama membersihkan puing-puing bangunan yang rusak.

Setya Novanto Ditahan, Sang Istri Tak Dibiarkan ke Luar Negeri

Untuk tempat tinggal sementara warga, sekolah MI Darul Ulum menjadi penampungan dan tempat tidur bagi para orangtua dan anak-anak. Sekolah ini pun dinyatakan libur hingga waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, dokter Puskesmas Waru, dr Indraswari, menambahkan pihaknya melayani berbagai keluhan kesehatan warga.

Bertempat di posko, puluhan warga mendapat perawatan medis baginyang membutuhkan selama 24 jam nonstop.

"Sampai sore ini ada 56 warga yang kami rawar. Rata-rata mengalami luka lecet karena terkena serpihan material yang berterbangan. Kami juga memberikan pendampingan traumatik bagi warga yang trauma dari peristiwa ini," imbuh dr Indra. (Surya/Irwan Syairwan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved