Terkena Penyakit Aneh, Bocah di Tulungaggung ini Hanya Berbaring Selama 2 Tahun
Anak pertama pasangan Siyanto (46) alias Toto dan Nuri Sulistyowati (32) ini tidak bisa melakukan aktivitas fisik apapun.
Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
“Kalau dulu aturannya masih bisa mendaftarkan (BPJS Kesehatan) orang per orang. Kalau aturan yang baru kan satu KK (kartu keluarga) harus didaftarkan semua,” tambahnya.
Untuk keperluan obat, Nuri juga membeli secara mandiri. Alasannya untuk menebus obat ke rumah sakit, Aldrine harus ikut dibawa. Kondisi itu yang memberatkan karena bisa memperparah sakit Aldrine.
PP Muslimat NU Minta Donald Trump Cabut Keputusannya Soal Yerussalem, Ini Alasannya
Pernah sekali Nuri membawa serta Aldrine mengambil obat di rumah sakit. Ternyata antreannya hingga pukul 15.30 wib. Sejak saat itu Nuri memilih membeli obat tanpa menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.
“Obatnya ada beberapa, harganya Rp 125.000 untuk 10 hari. Biasanya dua hari sebelum habis, saya sudah beli di apotek,” ujar Nuri.
Nuri sebenarnya ingin membawa Aldrine ke Solo yang mempunyai rumah sakit orthopedi. Namun dokter tidak mengizinkan. Sebab guncangan selama perjalanan bisa membahayakan Aldrine.
“Sekarang hanya bisa pasrah saja, semoga ada keajaiban untuk Aldrine. Tapi saya tetap bersyukur apapun kondisi anak saya,” pungkas Nuri. (Surya/David Yohanes)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-tulungaggung-bocah-kenaa-penyakit-aneh_20171209_123843.jpg)