Pilkada Jombang

Demokrat Resmi Usung Pasangan Mundjidah-Sumrambah di Pilkada Jombang

Pasangan diusung Partai Demokrat di Pilkada Jombang 2018 mulai terkuak menjelang dibukanya pendaftaran pasangan calon ke KPU.

Penulis: Sutono | Editor: Mujib Anwar
SURYA/SUTONO
Rekomendasi Partai Demokrat yang diteken SBY dan Hinca Panjaitan saat diserahkan untuk pasangan Mundjidah-Sumrambah. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Pasangan diusung partai politik maju di Pilkada Jombang 2018 mulai terkuak menjelang dibukanya pendaftaran pasangan calon (paslon) ke KPU.

Setelah pasangan Kombespol Syafiin-Khoirul Anam hampir pasti diusung PDIP-Hanura (total 11 kursi) dan pasangan Nyono Suharli-Subaidi Mukhtar yang diusung Partai Golkar-PKB (15 kursi).

Kini, giliran pasangan Mundjidah-Sumrambah resmi mendapat tiket dari Partai Demokrat-PPP (12 kursi).

Rekomendasi untuk Mundjidah-Sumrambah dari DPP Partai Demokrat turun, Rabu siang (27/12/2017).

Keduanya menerima rekomendasi yang diteken Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Hinca Panjaitan.

“Rekomendasi diserahkan kepada Bu Mundjidah Wahab dan Mas Sumrambah langsung oleh Pak Sekjen Hinca Panjaitan tadi siang,” kata sumber di kalangan internal DPC Partai Demokrat kepada Surya, Rabu sore (27/12/2017).

Berebut Suara Perempuan NU dengan Khofifah, Ketua Fatayat Pimpin Tim Pemenangan Gus Ipul-Anas

Dengan turunnya rekomendasi Partai Demokrat kepada pasangan Mundjidah Wahab-Sumrambah, mengakhiri spekulasi atau kekhawatiran bahwa pasangan ini tidak akan bisa bersaing dalam kontestasi Pilkada Jombang 2018.

Sebab sebelumnya, hanya PPP yang resmi merekomendasi keduanya. Padahal, kursi PPP di DPRD Jombang hanya berjumlah lima, yang belum memenuhi syarat minimal 20 persen dari total 50 kursi di DPRD seperti yang diwajibkan undang-undang.

Kini dengan rekomendasi Partai Demokrat, koalisi kedua parpol (PPP dan Demokrat) memiliki total 12 kursi, karena Partai Demokrat memiliki 7 kursi di DPRD setempat.

Pakde Karwo Tunjuk Renville Komandani Pemenangan Khofifah-Emil

Langkah Demokrat merekomendasi pasangan Mundjidah-Sumrambah termasuk kontroversial karena keduanya bukan kader Partai Demokrat.

Kader Partai Demokrat sendiri yang ikut penjaringan calon, yakni Abdul Khodir, justru terlempar.

Mundjidah Wahab yang sekarang ini menjabat Wakil Bupati Jombang adalah Ketua DPC PPP yang juga mantan anggota Fraksi PPP DPRD Jatim. Mundjidah juga cucu dari Pendiri Jamiyah Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Chasbullah.

Sedangkan Sumrambah adalah mantan Ketua DPC PDIP Jombang yang kini tak masuk struktural PDIP dan mantan Anggota DPRD Jatim. Pada Pilkada 2013, Sumrambah menjadi cawabup berduet dengan cabup Widjono Soeparno.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved