Dinas Pendidikan Jatim dan Prime Surabaya Gandeng Korea Selatan untuk Jalin Kerja Sama

Prime Surabaya dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur siap untuk bekerja sama dengan Korea Selatan di bidang pendidikan.

Penulis: Triana Kusumaningrum | Editor: Agustina Widyastuti
TRIBUNJATIM.COM/ISTIMEWA
Diskusi penjajakan kolaborasi antara Korea Selatan, dengan Dinas Pendidikan Jatim dan Prime Surabaya, Hotel Santika Gubeng, Surabaya.. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Triana Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Prime Surabaya dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur siap untuk bekerja sama dengan Korea Selatan di bidang pendidikan.

Saat ini SMA dan SMK se-Surabaya tengah menjajaki kerja sama pendidikan dengan Korea Selatan.

Hal tersebut diperkuat dengan diskusi penjajakan kolaborasi antara Sejong, konsultan pendidikan asal Kota Gwangju-Korea Selatan, dengan para kepala sekolah baik negeri maupun swasta yang dilaksanakan di Hotel Santika Gubeng, Surabaya.

Jenazah Korban Bom di Surabaya Sudah Masuk Peti, Sang Anak Bergelagat Aneh, Keluarga Tak Bisa Bohong

Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Kota Surabaya dan juga Prime Surabaya.

"Didasari fakta bahwa era globalisasi menjadikan para pelajar di Kota Pahlawan membutuhkan wawasan yang lebih luas menjadi dasar diselenggarakannya kerjasama ini," ujar Sukaryantho, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Selasa (22/5/2018).

Sukaryantho menambahkan belajar itu bisa di mana saja.

"Dengan mengembangkan wawasan, maka kualitas para pelajar di Kota Surabaya akan lebih siap untuk menghadapi globalisasi," ujar Sukaryantho.

Direktur Prime Surabaya, Rosaline Rachmaniah juga menjelaskan hal yang sama.

Antisipasi Mudik Lebaran, Jasa Marga dan Pertamina Siapkan SPBU Portable di Tol Jakarta-Surabaya

Bahwa kerja sama yang terjalin nantinya akan sedikit berbeda dari biasanya.

"Salah satu yang ditawarkan dari Gwangju adalah kesempatan bagi kepala sekolah atau guru di Jawa Timur untuk melihat langsung sistem pendidikan di sana," terang Rosaline Rachmaniah.

Untuk tahun ini, Pemerintah Daerah Gwangju memberikan kesempatan pada 20 peserta untuk belajar di Korea Selatan atas biaya Pemerintah Gwangju.

Setelah nanti melihat langsung sistem pendidikan di Gwangju, nantinya akan diputuskan kerja sama seperti apa yang kelak akan direalisasikan.

Dorong Pembangunan Wilayah Selatan dan Kepulauan, Khofifah Akan Bangun Pelabuhan dan Perbanyak Kapal

Jed Kim, Direktur Sejong mengungkapkan bahwa pemilihan Indonesia dan khususnya Kota Surabaya didasari dengan alasan yang kuat.

"Kita sudah berkeliling ke beberapa negara seperti Filipina dan Amerika. Tapi kemudian kami sadar bahwa Indonesia sebagai negara yang besar di Asia dengan Kota Surabaya sebagai kota terbesar di Indonesia, maka bila para pelajar di kedua belah pihak mampu bersinergi akan mampu mewujudkan dunia yang lebih baik," ujar Kim.

Yuk subscribe Channel TribunJatim.com lainnya:

YouTube:

Instagram:

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved