Serangan Bom di Surabaya

Pasca Bom di Surabaya, Kapolda Jawa Timur Sebut Stok Pangan Aman

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan beberapa hal saat 'Deklarasi Jatim Aman dan Damai'.

Pasca Bom di Surabaya, Kapolda Jawa Timur Sebut Stok Pangan Aman
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, dan Gubernur Jatim berbincang dengan romo Gereja Santa Yakobus Surabaya, Minggu (20/5/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan beberapa hal saat 'Deklarasi Jatim Aman dan Damai' di Hotel Majapahit Surabaya pada Rabu (30/5/2018).

Machfud menegaskan, selama 1,5 tahun dirinya menjabat di Jatim, kondisi keamanan relatif aman dan kondusif.

Kata Machfud, berdasarkan beberapa penelitian yang ada, Jatim adalah daerah yg dapat membendung potensi konflik.

Bahkan, tak ada konflik antar suku dan agama, meskipun hanya ada secuil kejadian kecil kriminal umum, pencurian misalnya.

AKBP Roni Faisal Dapat Penghargaan, Kapolda Jatim: Sudah Layak Jadi Kapolres )

Disisi lain, Machfud menjelaskan stok pangan di Jatim sangat berlebihan.

"Stok pangan di Jatim melimpah, bahkan deflasi," beber mantan Kapolda Maluku Utara itu.

Machfud mengungkapkan, masyarakat sempat dihebohkan dengan kejadian bom bunuh diri beberapa waktu lalu.

Kata Machfud, aksi teror bom itu berlangsung bersamaan saat Polda Jatim mengadakan istighosah untuk mendoakan kondisi Jatim aman dan kondusif menjelang pesta rakyat, yakni Pilkada 2018 pada Juni mendatang.

Buka Puasa Bersama Forkopimda, Pakde Karwo Katakan Legislatif dan Eksekutif di Jatim Tak Ada Faksi )

"Hanya saja beberapa hari lalu kita dikagetkan dengan adanya bom saat istighosah bersama 30.000 jamaah dan Forkopimda, baru berjalan 10 menit, ledakan terjadi," sambung Machfud, Rabu (30/5/2018).

Mantan Kadiv TI Mabes Polri itu menuturkan, dirinya tak membayangkan bila ada bom saat itu.

Machfud mengaku terpaksa bersikap tenang saat istighosah di Lapangan Upacara Mapolda Jatim.

Kemudian, pasca kegiatan istighosah usai, sekitar pukul 09.00 WIB dirinya bersama Gubernur Jatim, Soekarwo, Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Arif Rahman dan jajarannya langsung menyelesaikan permasalahan bom itu.

Forkopimda Kabupaten Madiun Ajak Ulama dan Tokoh Agama Perangi Hate Speech dan Hoax )

"Jadi pasca hal itu, menjadi program Pakde Karwo dengan guyub rukun bersama tiga pilar dan digarap Jatim semakin kondusif, bermodalkan cangkrukan, Alhamdulillah kami bisa menyetabilkan harga pangan bersama Forkopimda," tutupnya.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved