Karang Werda Jenggolo Manik Sidoarjo Lestarikan Karawitan di Kalangan Lansia

Tembang-tembang Jawa dengan iringan gamelan terdengar mengalun merdu dari Balai Kelurahan Kalijaten, Kecamatan Taman, Sidoarjo

Penulis: M Taufik | Editor: Edwin Fajerial
SURYA/M.TAUFIK
Para lansia Karang Werda Jenggolo Manik saat bermain karawitan di Balai Kelurahan Kalijaten, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Minggu (3/5/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Tembang-tembang Jawa dengan iringan gamelan terdengar mengalun merdu dari Balai Kelurahan Kalijaten, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Minggu (3/5/2018).

Suara rancak dari alat-alat musik tradisional yang berpadu dengan nyanyian-nyanyian Jawa itu dimainkan oleh puluhan warga lansia (lanjut usia) Kalijaten.

Terhitung ada sekitar 20 orang lansia yang sedang asyik bermain musik karawitan tersebut.

Sebagian terlihat sudah sangat lihat, sebagian ada yang masih dalam taraf belajar.

"Ini kegiatan rutin setiap hari Minggu. Pesertanya memang para Lansia," kata Sukiman Hadi Sasmito, Ketua Karang Werda Jenggolo Manik.

Dua orang instruktur, Parni dan Lahuri, terlihat sangat telaten mengarahkan para peserta.

Utamanya, ibu-ibu dan bapak-bapak yang terbilang baru mengikuti kegiatan seni tersebut.

Kesenian Punya Arti Penting bagi Indentitas Daerah, Kota Madiun Hasilkan Tari Solah Mediunan )

Acara nguri-nguri budaya itu sudah berlangsung cukup lama.

Bahkan di tahun 2010 silam, Karang Werda Jenggolo Manik pernah meraih juara dua di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Belakangan ini, para lansia di sana kembali bersemangat untuk menggiatkan kegiatan rutin mereka.

Setiap Minggu pagi acara diawali dengan senam bersama.

Setelah istirahat beberapa saat, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan ini sampai siang hari.

"Ada juga kegiatan posyandu lansia, olahraga, rekreasi, kesenian, kesejahteraan dan agama. Ini untuk menggalakkan kegiatan bagi para lansia, agar tidak hanya menganggur di rumah," lanjut dia.

Melalui kegiatan ini, para lansia di desa itu bisa bersenang-senang bersama lewat kesenian, menjaga kesehatan dengan olahraga bersama dan sebagainya.

Jaran Bodhag, Kesenian Khas Probolinggo, Biasa Ditampilkan untuk Meriahkan Pernikahan atau Sunatan )

Dan yang paling terlihat, dari kegiatan-kegiatan tersebut para lansia bisa semakin kerap berkumpul, guyon-guyon dengan sesama untuk menjaga selaturahmi dan keakraban satu dengan lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved