Kampus di Surabaya
Mahasiswi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kembangkan Bio Plastik Anti Bakteri
Perban yang tak segera dipakai usai kemasannya dibuka justru bisa menjadi sarang bakteri pemicu infeksi. Hal inilah yang membuat Graccia berinovasi
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Mahasiswi kelahiran Semarang ini juga menjelaskan, deskripsi hasil dari uji karakteristik karyanya tersebut belum sama persis dengan karakteristik plastik, sehingga perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut.
Namun dari segi reaksi kimia (sintesa) dengan alginat sudah berhasil dan dapat terdegradasi (terurai).
Bioplastik sendiri merupakan jenis plastik yang mudah terurai akibat penurunan komposisi senyawa kimia secara bertahap pada kondisi tertentu.
“Karena belum sama persis dengan karakteristik plastik, maka pendekatan dari skripsi saya adalah sebagai sintesa yang mengandung antibakteri, yang nantinya berfungsi untuk menggantikan plastik pada perban,” jelas Graccia.
(Ahsan/Hendra Jadi Wakil Ganda Putra Indonesia Pertama yang Lolos ke Babak Kedua Denmark Open 2018)
(Pengamat Anggap Sandiaga Uno Bawa Narasi Pesimistis, Langsung Beri Contoh Sosok Mahathir Mohamad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/penemu-bioplastik-anti-bakteri-universitas-katolik-widya-mandala-graccia-elvina-wijaya_20181017_164240.jpg)