Rencana Tersus PT TRDI di Lamongan Terhalang Proyek Dishub Jatim
(TRDI) untuk mendirikan Terminal Khusus (tersus) di Galangan Kapal Santosa Marine di Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan Jawa Timur
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
Saran penggeseran lokasi itu berdalih karena bertabrakan dengan proyek pembangunan pelabuhan yang dilakukan Dishub Jatim, padahal rencana pembangunanya Dishub itu hadirnya belakangan dibanding Tersus PT TRDI.
Praktis perusahaan galangan lokal yang mempekerjakan 200 lebih tenaga kerja itu terancam tidak dapat operasional pembuatan kapa-kapal pesanan Perhubungan Laut maupun kapal patroli dari instansi lain yang selama ini telah dilayaninya.
• Soal Pembakaran Bendera, PW GP Ansor Jatim: Siapapun yang Merongrong NKRI akan Berhadapan dengan NU
Menurutnya, seandainya, pembangunan pelabuhan yang dilakukan Dishub Jatim itu sudah mengantongi izin kan tidak mungkin Kementerian Perhubungan melalui UPT setempat akan merekomendasikan PT. TRDI untuk melakukan pembangunan Tersus pada alur pelayaran yang sama.
Senada diungkapkan, Ronny Tengker, Direktur Utama PT TRDI. Pihaknya sebenarnya tinggal selangkah untuk mempunyai Tersus.
Semua syarat sudah dipenuhi, tinggal izin pembangunan dan pengelolahan.
Untuk menerima order pembuatan kapal maka harus mempunyai izin Tersus. Dan TRDI selama ini yang berjuang sudah begitu lama mendapatkan izinnya.
Ronny menambahkan, pembangunan pelabuhan milik Dishub Jatim dihentikan oleh Polisi Air (Polair). Setelah pihak Polair turun di lokasi proyek pembangunan pelabuhan Dishub Jatim setelah dilihat tidak berizin.
"Pembangunannya sementara dihentikan,” katanya.
Masalah yang dihadapi TRDI pernah disampaikan ke Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi saat berkunjung ke Desa Kemantren Kecamatan Paciran, Sabtu (20/10/2018). (TribunJatim.com/Hanif Manshuri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-lamongan-peta-lokasi-pembangunan-galangan-kapal-di-lamongan-jawa-timur_20181024_160823.jpg)