APBD Jember 2019 Defisit Rp 351 Miliar, Bupati Faida Masih Optimitis Anggaran Bisa Dipakai Optimal
Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember tahun anggaran 2019 mengalami defisit.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ani Susanti
Sebab pengesahan APBD 2019 masih jauh sebelum batas akhir waktu yang ditentukan di aturan penganggaran.
Bahkan ia menyebut, pengesahan ini sebagai pengesahan APBD tercepat di era kepemimpinannya.
“Yang harus di kedepankan itu rakyat, bukan bupati,” tegasnya.
• Persipura Jayapura Vs Persebaya Surabaya: Djadjang Nurdjaman Janjikan Permainan Menyerang
Selanjutnya, ia berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa mengimbangi percepatan pengesahan APBD tersebut.
Ia menambahkan, arah pembangunan tahun 2019 tertuju pada dua kelompok 22 Janji Kerja, yakni Jember Mandiri dan Jember Kota Wisata Berbudaya.
Dua hal tersebut mendapat proporsi utama, meski tidak meninggalkan tiga kelompok dalam 22 Janji Kerja; Jember Sehat, Jember Maju Iptek dan Imtak, dan Jember Bersih.
Jember Mandiri, lanjut Faida, memberikan fokus pada ekonomi.
Satu di antara yang menjadi perhatian adalah penataan PKL di Jalan Jawa.
• Deretan Fakta Baru Lion Air JT 610 Jatuh: Temuan Seragam Pramugari di Kardus hingga Perintah Jokowi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bupati-jember-faida_20180928_201415.jpg)