UKM Sambel Cuk Pertanyakan Akses Modal untuk Peralatan Usaha

Pengusaha sambal dengan brand Cuk, Mujiati, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan teknologi dalam memasarkan produknya.

UKM Sambel Cuk Pertanyakan Akses Modal untuk Peralatan Usaha
SURYA/SUGIHARTO
Pengusaha sambal dengan brand Cuk, Mujiati saat acara bincang usaha "Memenangkan UMKM di Era Industri 4.0" yang digelar Harian Surya di ballroom Hotel Santika Premier Surabaya, Rabu (19/12/2018). 

"Jadi kalau ada modal untuk peralatan saya senang sekali. Karena kalau bantuan dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual, seperti sertifikat dan ISO, terima kasih sudah dibantu, hingga produk saya bisa dijual di luar negeri," ungkap Mujiati.

Pegawai BNI Pindahkan Aset dan Dokumen Pasca Jalan Gubeng Surabaya Ambles

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT Bank Perkreditan Rakyat Jatim atau Bank UMKM Jatim, Yudhi Wahyu M mengatakan, pihaknya sangat mendukung kebutuhan UMKM di Jawa Timur.

"Apalagi Bu Mujiati sudah menjadi nasabah kami. Kami siapkan untuk mengajukan kredit modal peralatan," ungkap Yudhi, yang juga menjadi salah satu narasumber dalam bincang usaha tersebut.

Apalagi hingga November 2018, Bank UMKM Jatim telah menyalurkan kredit sebesar Rp 1,8 triliun.

Dalam jumlah tersebut, sebagian besar adalah kredit untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) seperti usaha sambel Cuk milik Mujiati ini.

Harian Surya Surabaya dan Exxonmobil Gelar Bincang Bisnis Memenangkan UMKM di Era Industri 4.0

Saat ini dukungan kepada UMKM tidak lagi sekadar menjual produk secara konvensional saja.

Tren memanfaatkan teknologi seperti program pemerintah pusat dimana tahun-tahun mendatang UMKM harus bisa meningkatkan potensinya dengan memanfaatkan era industri 4.0, memanfaatkan teknologi untuk produksi, pengemasan, penjualan hingga promosi.

Dukungan UMKM untuk meningkatkan kapasitasnya juga dilakukan oleh PT ExxonMobile Indonesia, sebagai salah satu perusahaan Kontrak Kerjasama Kontruksi dan Operasional (KKKS) di usaha hulu Minyak dan Gas.

Saatnya Camilan Produk UMKM Surabaya Diwajibkan Ada di Tiap Tingkat Institusi Pemerintah

"Kami mendapat dukungan dari SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) dalam rekomendasi pemberian bantuan kepada UMKM. Untuk saat ini masih terbatas di wilayah kerja kami yang di Jatim ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, serta di Jateng, Kabupaten Blora," jelas Vice President Public & Government Affairs ExxonMobile Indonesia, Erwin Maryoto.

Kepala SKK Migas Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa), Ali Mashyar, menyebutkan bila industri hulu migas juga memiliki peran yang bisa dipakai untuk UMKM.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved