Libur Tahun Baru, Hampir 100 Ton Sampah Menumpuk di Batu, Paling Banyak di Tempat Wisata

Libur Tahun Baru, Hampir 100 Ton Sampah Menumpuk di Batu, Paling Banyak di Tempat Wisata.

Tayang:
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Sudarma Adi
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Pengelola wisata membersihkan sampah wisatawan yang menghabiskan malam pergantian tahun di Gunung Banyak, Kota Batu, Selasa (1/1/2018). Membludaknya jumlah pengunjung di lokasi favorit melihat kembang api dan matahari terbit ini menyisakan tumpukan sampah yang menggangu. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Dalam sehari sampah yang dikirim ke TPA Tlekung Desa Tlekung, Kota Batu mencapai 80 ton.

Di tahun baru ini diperkirakan hampir 100 ton yang dibawa ke TPA Tlekung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Arief As Siddiq mengatakan, paling banyak terjadi penumpukan sampah di tempat yang memang ramai orang, dan juga tempat wisata.

Ia mengatakan sejak 22 Desember sampai hari ini, kurang lebih ada peningkatan 10 sampai 20 ton sampah per hari.

Sepanjang 2018, Ada 95 Kejadian Bencana di Kota Batu, Didominasi Kejadian Karena Angin Kencang

"Ya memang ada peningkatan volume sampah sejak liburan lalu. Sejak libur menjelang Natal lalu, juga ada penambahan rata-rata per hari antara 10 ton sampai 20 per hari. Mencapai 100 ton mungkin, tapi tidak mungkin lebih," kata Arief saat dikonfirmasi, Selasa (1/1).

Untuk tahun baru ini, ia mengantisipasi dengan mengerahkan tim reaksi cepat agar segera membersihkan area yang paling banyak terjadi penumpukan sampah.

Jika liburan seperti ini, sampah mayoritas dari sektor sejenis rumah tangga yang paling banyak, seperti dari restoran, hotel dan wisata.

Arus Balik Natal dan Tahun Baru Diperkirakan 7 Hari ke Depan, Tapi Tak Berpengaruh di Kota Batu

Sementara untuk sampah seperti dari homestay dan vila yang terisi, juga bisa jadi meningkat dari hari biasanya.

Pihaknya menurunkan mobil penyapu sampah mulai pukul 02.00 WIB (dini hari tadi) setelah keramaian tahun baru.

Selain itu, pihaknya juga menurunkan satu unit compactor truck, dua unit dum truk sampah, dan dua pick up pengangkut sampah.

"Untuk personel melibatkan tenaga harian lepas (THL) sebanyak 78 orang. Kami sangat berharap tidak hanya hari ini saja, tetapi seterusnya wisatawan juga kooperatif membuang sampah di tempatnya. Sehingga, akan lebih efisien dalam pembersihan," paparnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved