Rumah Politik Jatim

HUT ke-46 PPP, Kubu Humphrey Djemat akan Turun ke Madura Kampanyekan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

PPP di bawah kepemimpinan Humphrey Djemat terus berkomitmen untuk mengawal pemenangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

HUT ke-46 PPP, Kubu Humphrey Djemat akan Turun ke Madura Kampanyekan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama pimpinan Parpol pendukung saat memberikan keterangan pers seusai mendeklarasikan dirinya ikut pada Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018) malam. 

Oleh karenanya, meskipun pihaknya berbeda kubu dengan kepengurusan PPP di bawah kepemimpinan M Romahurmuziy (Romi) yang kini diakui oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), pihaknya tetap berkomitmen mendukung PPP.  

38 Truk Bantuan untuk Korban Tsunami Banten-Lampung, Nasdem Jatim Jadi Fasilitator Sumbangan Warga

”Konflik kami hanya bersama pengurusnya saja. Kalau dengan PPP, kami rasa jangan sampai (konflik),” tandasnya.

”Sebab, hanya PPP yang menjadi satu-satunya partai yang merepresentasikan Islam. Kami tetap mendukung, jangan sampai PPP tenggelam,” tegasnya kembali.

Pihaknya tak memungkiri bahwa sulit untuk mengakhiri konflik antara pihaknya dengan kubu M Romahurmuziy.

”Sebab, Romi seperti itu. Akhirnya, saya ngomong ke arus bawah supaya tidak terlibat dalam konflik. Sehingga, seharusnya persoalan ini dipisah, antara kepentingan kepengurusan dan Pileg,” ujarnya.

Terbuat dari Eternit, Rest area di Tol Solo-Semarang akan segera Dibongkar

Bantuan Warga Jatim Pada Korban Tsunami Banten-Lampung Lewat Tol, Gus Choi Puji Kinerja Jokowi

”Soal PPP akan tetap kami dukung. Akhirnya, masyarakat akan tahu. Mana PPP yang berjuang untuk umat atau PPP yang dijual untuk kepentingan kelompok tertentu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPW PPP Jatim kubu M Romahurmuziy, Norman Zein Nahdi menegaskan, memenangkan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin menjadi satu di antara agenda utama partainya.

”Untuk Pilpres bukan lagi gas pol rem pol, tapi hanya gas pol,” kata Norman kepada Surya.co.id (TribunJatim.com Network) ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (5/1/2019).

Terkait masalah dualisme, pihaknya optimistis bahwa hal itu tak berpengaruh banyak.

Ikatan Alumni ITS Surabaya Ikut Bantah Dukung Prabowo-Sandiaga, Urusan Politik itu Hak Pribadi

Selalu Disawer Saat Safari Politik, Sandiaga Uno: Ini Politik Zaman Now, Bukan Zaman Old

Sekalipun, ada beberapa konstituennya di akar rumput yang mengkhawatirkan konflik berkepanjangan tersebut.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved