Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Tanggapi Abu Bakar Baasyir Bebas, Ali Fauzi : Pembebasan Ini Karena Rasa Kemanusiaan

Tanggapi Abu Bakar Baasyir Bebas, Ali Fauzi : Pembebasan Ini Karena Rasa Kemanusiaan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sudarma Adi
SURYA/PIPIT MAULIDIYA
Ali Fauzi mantan napi teroris, usai saat menjadi narasumber di Short Course Penguatan Prespektif Korban dalam Peliputan Isu Terorisme bagi Insan Media, oleh Aliansi Indonesia Damai (AIDA) di Surabaya, Rabu (11/7/2018). 

Jika sampai ABB meninggal dalam masa menjalani hukuman dalam usia begitu tua, tentua kekhawatiran akan ada penilaian dholim terhadap presiden.

ABB sudah sakit - sakitan, dan dikhawatirkan akan bertambah parah penyakit yang diderita ABB.

Ada pendapat pembebasan ABB ini hanya untuk kepentingan elektabilitas ? "Tidak menyangkut elektabilitas," tandasnya.

Para pengikut ABB, menurutnya, tidak begitu mudah untuk bisa menerima soal demokrasi di Indonesia.

Mereka itu belum mengakui demokrasi Indonesia.

Bahkan di antara mereka, kata Ali Fauzi, banyak yang masih tidak mencoblos.

"Pembebasan ABB ini karena rasa kemanusiaan. Sebab ada resistensi bisa meninggal dalam penjara karena kondisi kesehatannya," katanya.

Mantan Instruktur perakitan bom ini menambahkan, pihaknya juga sama sekali tidak meyakini bahwa pengikut ABB dinilai akan membuat keonaran pada pelaksanaan Pemilu 2019.

Sel-sel yang bergerak itu bukan sel ABB, tapi di luar ABB.

Analisisnya itu didasarkan pada kenyataan, bahwa menurutnya, selama 8 tahun lebih para militansi ABB tidak bermain dalam negeri.

"Sejak 2012 hingga 2018 adalah sel lain. Bukan sel ABB," tandasnya.

Termasuk ada MIT, MIB hingga JAD.

Tapi masyarakat salah, karena aksi teror itu masih dikaitkan dengan sel Abu Bakar Baasyir.

"Padahal tidak," katanya.

Karena ciri - ciri teroris seperti yang Ali Fauzi fahami gerakannya itu silent dan selalu surprise.

Peran Yusril Ihza Mahendra, itu sangat baik.

Ia sepakat dengan apa yang berulangkali disampaikan Yusril, bahwa pembebasan ABB semata berdasar kemanusiaan.

Melalui komunikasi yang dibangun Yusril serta pertimbangan hukum yang puncaknya Jokowi mengambil keputusan yang sangat tepat.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved