Amankah Tinta Cumi-cumi yang Berwarna Hitam Dikonsumsi? Berikut Manfaatnya Bagi Kesehatan!

Amankah tinta cumi-cumi yang berwarna hitam dikonsumsi? Jangan dibuang, ya.

Tayang:
Editor: Alga W
cookpad.com
Tinta cumi-cumi aman untuk dikonsumsi 

Amankah tinta cumi-cumi yang berwarna hitam dikonsumsi? Jangan dibuang, ya.

TRIBUNJATIM.COM - Tinta cumi yang berwarna hitam biasanya ikut disajikan dengan olahan cumi.

Namun seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan keamanan pangan, beberapa konsumen mungkin sempat menanyakan, "Apakah tinta cumi tersebut aman dikonsumsi?".

Tinta cumi yang berwarna hitam kelam tersebut sebenarnya merupakan cairan yang hanya akan disemprotkan dari tubuh bagian atas cumi ketika hewan laut tersebut diserang predator yang akan memangsanya.

Warna tinta yang hitam tentu akan menjadikan air di sekeliling cumi menjadi gelap dan otomatis menutupi daya pandang si predator, sehingga cumi dapat menjauh dan melarikan diri.

Berikut jawaban dan paparan Dosen pada Program Studi Teknologi Pangan UNIKA Soegijapranata Semarang, Bernadeta Soedarini.

5 Masakan Berbahan Dasar Cumi-cumi yang Bisa Dicoba Pencinta Seafood, Ada Rasa Manis hingga Gurih!

Fakta ilmiah tentang tinta cumi yang dikaitkan dengan senyawa-senyawa yang terkandung di dalamnya.

Warna hitam pada tinta cumi sesungguhnya disebabkan oleh adanya senyawa Melanin dengan konsentrasi sangat tinggi dan zat besi.

Melanin sendiri merupakan polimer kompleks yang tersusun atas asam amino tirosin, salah satu asam amino yang berfungsi untuk mengaktifkan enzim-enzim tubuh kita.

Asam amino tirosin antara lain berperan untuk pembentukan hormon dopamine dan adrenalin, dua macam hormon yang memberikan efek positif bagi hidup kita.

Kandungan zat besi (Fe) dalam tinta cumi jelas menguntungkan dari aspek gizi dan kesehatan.

Kerang Lorjuk, Seafood Langka yang Jadi Kuliner Madura Khas Pesisir dan Muncul di Film

Zat besi merupakan mineral penting bagi tubuh kita, yang menyusun sel darah merah (hemoglobin).

Selain itu, zat besi berfungsi untuk membantu fungsi otot dan otak, melalui perannya untuk mendistribusikan oksigen di dalam tubuh kita.

Adanya tinta cumi justru menjadikan olahan seafood lebih gurih karena adanya kandungan asam glutamat dan asam amino yang memberikan sensasi umami (lezat/gurih), seperti halnya MSG (Mono Sodium Glutamat).

Selain itu, di dalam tinta cumi juga terkandung beberapa jenis asam amino lain yaitu alanine, lisindantaurin (turunan asam amino sistein).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved