Dukung Pengembangan Pendidikan, IT Telkom Surabaya Gandeng Telkomsel, ITM Malaysia dan Bank Mandiri
Telkomsel dan Institure Teknologi Telkom (ITT) Surabaya melakukan penandatanganan MoU di bidang Pengembangan Pendidikan.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Telkomsel dan Institure Teknologi Telkom (ITT) Surabaya melakukan penandatanganan MoU di bidang Pengembangan Pendidikan.
Penandatanganan dari pihak Telkomsel diwakili oleh VP Sales and Merketing Area Jawa Bali Telkomsel Ericson Sibagariang dan dari pihak IT Telkom Surabaya diwakili Wakil Rektor IT Telkom Surabaya, Tri Agus Djoko Kuntjoro.
Selain Telkomsel, penandatanganan MoU juga dilakukan IT Telkom Surabaya dengan Pihak Bank Mandiri diwakili oleh Pjs Area Head Surabaya Basuki Rahmat, Sri Rahayu.
Serta Penandatanganan MOU IT Telkom Surabaya bersama Universiti Teknologi Malaysia, Prof Mohd Sharizal Sunar dari Universiti Teknologi Malaysia, selaku Director of Institute of Human Centered Engineering.
• Dua Saksi Cabut Keterangan BAP Dalam Sidang Ahmad Dhani, Karena Tak Ada Frasa Pendemo itu Idiot
• Lima Pemain ke Timnas Indonesia, Djanur Pilih Merendah Soal Target Persebaya di Piala Presiden
Ericson mengatakan, Telkomsel merupakan salah satu perusahaan seluler terbesar di republik ini sangat peduli dan support di dunia Pendidikan.
“Telkomsel sangat care dan support di dunia program pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai komitmen kampus. Hampir semua Universitas Negeri dan Swasta di Indonesia di-support oleh Telkom," kata Ericson.
Lebih lanjut Ericson menyebutkan bila Telkomsel melihat dunia kampus sebagai dunia masa depan di Indonesia yang mempunyai peran aktif peluang adik-adik juga magang tapi setingkat di atas magang yang bernama Telkomsel Apprentice Program (TAP).
"Dari TAP ini adik-adik nantinya bisa mendapatkan pengalaman di Telkomsel dan diberi kesempatan menyalurkan ide-ide kreatif dan usulan secara langsung dari dunia kampusnya,” kata Ericson.
• Sukses Breeding Komodo, Kebun Binatang Surabaya Belum Punya Rencana Tukar-Menukar dengan LK Lain
• Setelah 3 Tahun Berkarier, BLACKPINK Dikabarkan Akan Merilis Full Album Pertama
Tri Agus Djoko Kuntjoro, menambahkan, sebelum lakukan MoU ini, pihaknya sudah lakukan benchmark dengan University Teknologi of Malaysia dalam rangka menjajakan kerjasama di bidang ICT termasuk rencana dual degree.
“Setelah acara itu kami lanjutkan dengan seminar internasional, ini adalah awal dari Institut Teknologi Telkom Surabaya untuk mengawali sebuah aktivitas karena kita baru berdiri di tahun 2018 tepatnya 4 september 2018," kata Tri Agus.
ITTS dari awal pembukaan di 2018 menerima 134 mahasiswa untuk tujuh prodi.
Paling banyak diminati adalah prodi teknologi industri dan teknologi informasi.
"Untuk tahun ini target ITTS akan menerima 1000 mahasiswa baru dan pendaftaran mahasiswa baru sudah kita buka mulai november bisa di cek di web saya untuk pendaftarannya," tambah Tri Agus.
Prof dr Mohd Syahrizal bin Sunar, Director of institute of human centered engineering, menambakan, pihaknya apresiasi dengan ITTS dapat bekerjasama dengan ITM Malaysia terutama di bidang akademik dan research.
“Yang pertama akademik itu bergantung pada dual degree dan juga pertukaran pelajar dan dosen dan seterusnya pengajuan di pasca ijazah post graduate masters dan psd dan untuk research itu berbentuk kolaborasi penyelidikan penelitian yang mana kita mempunyai human interest yang kita bangunkan bersama. Terutamanya dengan bidang yang berkaitan dengan industri 4.0,” kata Syahrizal.
Sementara untuk kerjasama dengan Bank Mandiri adalah kartu mahasiswa yang juga berfungsi sebagai e-money. Bisa dimanfaatkan untuk belanja sekaligus e-toll atau membayar tol secara non tunai. (Surya/Sri Handi Lestari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/mou-telkomsel-dengan-it-telkom-surabaya.jpg)