VIRAL Isu Kiamat, Gubernur Khofifah Pernah Temui Fenomena Serupa: Sesederhana Itu Alasannya

Apa yang sebenarnya menyebabkan warga begitu percaya pada isu kiamat itu? Gubernur Khofifah menyampaikan penjelasannya

VIRAL Isu Kiamat, Gubernur Khofifah Pernah Temui Fenomena Serupa: Sesederhana Itu Alasannya
TRIBUNJATIM.COM/RAHADIAN BAGUS P
Polisi mendatangi rumah Katimun, di Watu Bonang, Ponorogo. Katimun adalah sosok yang diduga mengajak 52 warga Watu Bonang mengungsi ke Malang untuk menghindari kiamat. 

"Kalau menurut saya agak masygul ya kalau hari ini," komentarnya.

Meski begitu, mantan Menteri Sosial ini menganggap fenomena ini tak lepas juga dari perkembangan era teknologi digiral. Dimana orang bisa terdesiminasi informasi yang luar biasa dan dengan mudah.

"Maka saya minta Kakankemenag dulu konfirmasi sebetulnya apa yang terjadi di kelompok ini," pungkas Khofifah.

Sebelumnya, sebanyak 52 warga Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo, dikabarkan pindah secara berbondong-bondong ke Malang.

Tidak hanya itu, sejumlah warga bahkan menjual harta bendanya mulai dari tanah, rumah, hingga hewan ternak mereka dengan harga murah.

Usut punya usut, kelompok warga ini disebut takut akan datangnya kiamat. Mereka berangkat ke Malang demi menemui seorang pemuka agama yang disebut bisa menyelamatkan dari kiamat, layaknya kisah Nabi Nuh.

Hal itu dibenarkan, Karimun, seorang warga Dusun Krajan, Desa Watu, Bonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo.

Anaknya yang bernama Sumono membeli rumah milik pasangan suami istri Marimun dan Sriyanti, yang masih satu kerabat dengan dirinya.

Sudah sekitar seminggu ini, ia diminta menjaga rumah yang dijual kepada anaknya.

"Sudah sekitar seminggu di sini, saya juga nggak dipamiti. Katanya ikut pengajian, mondok ke Malang," kata Karimun saat ditemui di lokasi, Rabu (13/3/2019) petang.

Halaman
1234
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved