Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Info Sehat

INFO SEHAT HARI INI - Ciri-ciri Stunting pada Anak Tidak Hanya Dilihat dari Tinggi Badan

Ciri-ciri stunting pada anak tidak hanya dilihat dari tinggi badan, orangtua wajib cermati hal ini!

Editor: Alga W
Tribun Lampung
Ciri-ciri stunting pada anak 

Ciri-ciri stunting pada anak tidak hanya dilihat dari tinggi badan, orangtua wajib cermati hal ini!

TRIBUNJATIM.COM - Stunting menjadi pembahasan pada Debat Cawapres 2019, Minggu (17/3/2019) lalu.

Tribunjambi.com mengutip dari laman Hellosehat, stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga menyebabkan ia lebih pendek ketimbang anak seusianya.

Banyak yang tak tahu kalau anak pendek adalah tanda dari adanya masalah pertumbuhan si kecil.

Apalagi, jika stunting dialami oleh anak yang masih di bawah usia 2 tahun.

Hal ini harus segera ditangani dengan segera dan tepat.

Kenali Gejala Stunting pada Anak, si kecil yang Bertubuh Gemuk Juga Bisa Mengalami

Pasalnya stunting adalah kejadian yang tak bisa dikembalikan seperti semula jika sudah terjadi.

Kondisi ini disebabkan oleh tidak tercukupinya asupan gizi anak, bahkan sejak ia masih di dalam kandungan.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa 20% kejadian stunting sudah terjadi ketika bayi masih berada di dalam kandungan.

Kondisi ini diakibatkan oleh asupan ibu selama kehamilan kurang berkualitas, sehingga nutrisi yang diterima janin sedikit.

Akhirnya, pertumbuhan di dalam kandungan mulai terhambat dan terus berlanjut setelah kelahiran.

Tips Atasi Stunting ala Arumi Bachsin

Selain itu, stunting juga bisa terjadi akibat asupan gizi saat anak masih di bawah usia 2 tahun tidak tercukupi.

Entah itu tidak diberikan ASI eksklusif, ataupun MPASI (makanan pendamping ASI) yang diberikan kurang mengandung zat gizi yang berkualitas.

Berdasarkan laman Kompas.com, penyelesaian yang diusulkan antara lain ialah sumbangan susu dan aneka sumber protein.

Ada pula bahasan jika stunting perlu diselesaikan dengan cara menyeluruh, yakni dari sisi sosial, seperti sanitasi dan air bersih, sehingga perlu pula diadakan pemberian sembako dan aneka bantuan sosial lainnya.

Perbedaan dan Penyebab Stunting dan Short Stature yang Dialami Anak-anak, Simak Penjelasan Dokter!

Sementara masalah stunting di Indonesia sendiri bukan hal baru.

Di Indonesia, berdasarkan forum grup cek fakta Kompas.com, balita sangat pendek yang merupakan indikasi stunting pada usia 0-59 bulan mencapai 9,8%, dan balita pendek mencapai 19,8% per data tahun 2017.

Stunting merupakan kondisi anak pada usia 1000 hari pertama, dimana terjadi kekurangan nutrisi sehingga si kecil mengalami gangguan dalam tumbuh kembang.

Laman situs resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO) memaparkan jika stunting terjadi karena asupan nutrisi yang kurang dan infeksi berulang.

Kurangnya stimulasi psikososial juga dapat menjadi faktor stunting.

Cynthiara Alona Blak-blakan Operasi Plastik dan Tanam Implan di Tubuhnya, Rogoh Kocek Ratusan Juta

Biasanya untuk mengetahui apakah seorang anak mengalami stunting dapat dilihat dari tinggi badannya.

Si kecil yang tampak lebih pendek dan kurus dari teman sebayanya bisa jadi mengalami gangguan pertumbuhan atau stunting.

Namun, laman Nakita.id memuat jika stunting tak hanya terjadi pada anak bertubuh kurus.

Malah si kecil yang tubuhnya cenderung gemuk bisa mengalami stunting.

Ahli Gizi dari Youvit, Rachel Olsen, menjelaskan jika anak gemuk biasanya paling besar risikonya mengalami kekurangan vitamin dan mineral.

Hal ini disebabkan mereka cenderung lebih banyak mengkonsumsi makanan berkalori tinggi dengan kandungan nutrisi tak seimbang.

INFO SEHAT HARI INI - 4 Persiapan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil sebelum Puasa Ramadan

Maka untuk mengetahui pastinya si kecil mengalami stunting atau tidak, orangtua perlu mengamati baik-baik pertumbuhannya.

Seperti kemampuan kognitif, berkomunikasi, serta kapasitas sensorik dan motoriknya.

Stunting merupakan masalah yang tak boleh diremehkan.

Sebab efeknya bisa jangka panjang, tak hanya secara fisik, tetapi juga gangguan pertumbuhan dalam berbagai aspek.

Antara lain kemampuan akademik dan kognitif yang kurang baik, produktivitas yang berkurang, bahkan penyakit kronis terkait nutrisi di masa depan.

Pencegahan stunting ini bisa dilakukan sejak dini, bahkan sebelum kehamilan.

Sebelum hamil perlu mencukupi asupan gizi, juga saat mejalani kehamilan.

INFO SEHAT HARI INI - 4 Hal Tentang Siklus Menstruasi yang Perlu Diketahui Demi Kesehatan Reproduksi

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Jadi Pembahasan Maruf Amin vs Sandiaga Uno, Apa Itu Stunting? Apa Beda dengan Anak Bertubuh Pendek?.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved