Pilpres 2019

Ada PPS Dilarikan ke Rumah Sakit, KPU Kota Blitar Terjunkan Tenaga Kesehatan

KPU Kota Blitar mulai melakukan rekapitulasi hasil Pemilu 2019 di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Senin (22/4/2019).

Ada PPS Dilarikan ke Rumah Sakit, KPU Kota Blitar Terjunkan Tenaga Kesehatan
SURYA/SAMSUL HADI
KPU Kota Blitar saat rapat koordinasi 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - KPU Kota Blitar mulai melakukan rekapitulasi hasil Pemilu 2019 di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Senin (22/4/2019).

Proses rekapitulasi di tingkat PPK ditargerkan selesai dalam waktu tiga sampai empat hari.

Ketua KPU Kota Blitar, Setyo Budiono mengatakan, untuk hari ini, proses rekapitulasi di tingkat kecamatan dilaksanakan di Kecamatan Sananwetan dan Kecamatan Kepanjenkidul.

Sedangkan rekapitulasi di Kecamatan Sukorejo akan dimulai, Selasa (23/4/2019). Ada tiga kecamatan di wilayah Kota Blitar.

"Proses rekapitulasi di tingkat PPK kami laksanakan hari ini. Itu untuk Kecamatan Sananwetan dan Kecamatan Kepanjenkidul. Sedangkan untuk Kecamatan Sukorejo mulai besok. Proses rekap di PPK kami targetkan selesai dalam tiga sampai empat hari," kata Setyo Budiono kepada Tribunjatim.com.

Dikatakannya, KPU juga menerjunkan tenaga kesehatan di tiap kantor kecamatan. Petugas kesehatan itu akan mengecek kondisi para penyelenggara Pemilu yang sedang melakukan rekapitulasi di kecamatan. KPU sudah berkoordinasi dengan Pemkot Blitar terkait tenaga kesehatan.

Bill Gates Orang Terkaya di Dunia Disoroti Netizen Indonesia Akibat Blangkon dan Cerita Liburannya!

21 TPS Dilakukan Penghitungan Ulang, KPU Kota Surabaya Jamin Tahapan Tidak Akan Terganggu

Pandji Pragiwaksono Akhirnya Buka Presiden Pilihannya di Pilpres: Gue Masih Megang Prinsip yang Sama

"Kami sudah minta bantuan ke Pemkot agar menerjunkan petugas kesehatan untuk mengecek kondisi para penyelanggara yang sedang melakukan rekap di kecamatan," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Menurutnya, saat proses pemungutan suara sempat ada satu anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang harus dibawa ke rumah sakit karena kelelahan. Satu anggota PPS itu dari Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Saat ini, kondisi kesehatan anggota PPS itu sudah membaik.

"Kalau di Kota Blitar belum sampai ada korban penyelenggara yang meninggal. Tapi, di beberapa daerah sudah banyak penyelenggara yang meninggal. Kami juga meminta penyelenggara baik di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk menjaga kesehatan. Kalau lelah istirahat dulu," ujarnya.

Terpisah, Camat Sananwetan, Heru E Pramono mengatakan proses rekapitulasi memang tidak bisa cepat. Karena menyangkut masalah data. Belum lagi ketika ada komplain dari saksi, petugas harus mencocokan lagi data hasil pemungutan suara.

"Sesuai rencana proses rekapitulasi di Kecamatan Sananwetan selesai Rabu (24/4/2019). Mudah-mudahan bisa selesai sesuai target," katanya.

Menurutnya, jumlah TPS di wilayah Kecamatan Sananwetan paling banyak dibandingkan dua kecamatan lain di Kota Blitar. Dari tujuh kelurahan di Kecamatan Sananwetan, jumlah TPS-nya sebanyak 170 TPS. "Sejauh ini proses rekapitulasinya berjalan lancar," ujarnya. (sha/Tribunjatim.com).

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved