Siapa Dokter Anisa Hasibuan? Pernyataannya Picu Kontroversi, Begini Komentar IDI

Siapa Dokter Anisa Hasibuan? Pernyataannya sempat picu kontroversi publik, begini komentar IDI.

Tayang:
Editor: Alga W
Instagram/anisahasibuan1974
Siapa Dokter Anisa Hasibuan? Pernyataannya sempat picu kontroversi publik, begini komentar IDI 

Siapa Dokter Anisa Hasibuan? Pernyataannya sempat picu kontroversi publik, begini komentar IDI.

Siapa Ani Hasibuan?

Diketahui, Ani Hasibuan adalah dokter ahli saraf.

Pernyataan Ani Hasibuan mengenai banyak petugas Kelompok Panitia Pemunggutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2019 di salah satu televisi swasta, memicu kontroversi publik, khususnya di media sosial.

6 Pasal yang Disangkakan ke Anisa Hasibuan, Terkait UU ITE dan Terancam 10 Tahun Penjara

Dikutip www.tribunnews.com, Ani Hasibuan awalnya mempertanyakan, mengapa banyak petugas KPPS yang meninggal dunia di sela kerja?

"Saya sebagai dokter dari awal sudah merasa lucu, gitu. Ini bencana pembantaian atau Pemilu? Kok banyak amat yang meninggal."

"Pemilu kan happy-happy mau dapat pemimpin baru kah atau bagaimana? Nyatanya (banyak yang) meninggal," ujar Ani Hasibuan.

Kemudian, Ani Hasibuan menyanggah pernyataan pihak KPU yang menyebutkan bahwa kasus meninggalnya petugas KPPS disebabkan kelelahan bekerja.

Dokter Anisa Hasibuan Bongkar Kematian Anggota KPPS, Dipanggil Polisi, Terancam 10 Tahun Penjara

"Kalau kita bicara fisiologi, kelelahan itu kan kaitannya dengan fisik. Kalau orang beraktivitas, dia pakai gula metabolisme."

"Kalau habis capek. Dia hipoglekimia dia lapar. Kalau nggak oksigennya dipakai dia ngantuk."

"Jadi orang capek itu, dia ngantuk, dia lapar. Kalau dipaksa, dia pingsan, nggak mati dong," ujar Ani Hasibuan.

Ani Hasibuan juga berpendapat, beban kerja petugas KPPS pada Pemilu 2019 ini tidak terlalu berat.

Ia membandingkannya dengan dokter yang sedang mengambil spesialis.

"Saya melihat beban kerjanya. Ada di laporan kerja saya. Itu beban kerjanya saya tidak melihat ada fisik yang capek. Yang saya tahu, dokter yang ambil spesialis itu capek kerja tiga hari tiga malam tidak ada yang mati. Yang ada itu malah tambah gendut," kata Ani Hasibuan.

Mayangsari Buka Puasa Bersama dengan Geng Kepompong, Wajah Pucatnya Jadi Sorotan

Ani Hasibuan menambahkan, kemungkinan penyebab kematian adalah penyakit yang sudah diderita petugas KPPS.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved