Pemilu 2019

2.500 Massa BKSN Sudah Berangkat ke Jakarta, Gus Aam: Pihak Kepolisian Jangan Menanggapi Berlebihan

Gus Aam, sapaan akrab H Solachul Aam Wahib Wahab, mengatakan, massa yang berangkat dari berbagai daerah di Jawa Timur.

2.500 Massa BKSN Sudah Berangkat ke Jakarta, Gus Aam: Pihak Kepolisian Jangan Menanggapi Berlebihan
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ketua Umum BKSN, KH Solachul Aam Wahib Wahab (kiri) bersama Sekjen BKSN, Abdul Rozak, Minggu (19/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Umum Barisan Kiai dan Santri Nahdliyin (BKSN), KH Solachul Aam Wahib Wahab, mengungkapkan, ribuan massa dari Jawa Timur sudah bergerak menuju Jakarta sejak Sabtu (18/5/2019) malam.

Gus Aam, sapaan akrab H Solachul Aam Wahib Wahab, mengatakan, massa tersebut berangkat dari berbagai daerah di Jawa Timur mulai dari Banyuwangi sampai Ponorogo.

Massa tersebut berangkat dengan membentuk rombongan-rombongan kecil, menggunakan berbagai moda transportasi.

Antisipasi Aksi People Power, Polisi Gelar Sweeping di Terminal Bungurasih dan Stasiun Sidoarjo

Mulai dari kereta, bus, pesawat, hingga kendaraan pribadi.

Dari total 10 ribu massa yang rencananya akan berkumpul di KPU, Gus Aam mengatakan, saat ini sudah ada 2.500 massa yang sudah dalam perjalanan menuju Jakarta.

"Jadi rencananya ada empat kali perjalanan. Mereka berangkat dengan niat sendiri, sukarela, dan biaya sendiri, itu banyak," kata Gus Aam, yang merupakan salah satu cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah ini, Minggu (19/5/2019).

Sweeping Aksi People Power ke Jakarta, Total 3 Bus di Jatim Diamankan Polisi, Ada di Madiun & Malang

Selain menggunakan biaya sendiri, Gus Aam juga mengungkapkan, ada beberapa pengusaha yang ikut menyumbangkan dana untuk membiayai perjalanan itu, baik untuk tiket, konsumsi, dan keperluan yang lain.

"Insyaallah Selasa (21/5/2019) pagi, sudah sampai semua," ucap Gus Aam.

Lebih lanjut Gus Aam menjelaskan, masa tersebut berangkat ke Jakarta untuk sama-sama menyaksikan apa yang akan diputuskan oleh KPU pada penetapan hasil Pemilu 2019 tanggal 22 Mei nanti.

Hadang Gerakan Terprovokasi People Power, TNI dan Polres Lamongan Terjunkan 9 Pleton untuk Razia

"Saya juga berharap pihak kepolisian jangan menanggapinya terlalu berlebihan, ini hanya aksi super damai yang tidak akan terjadi apa-apa atau timbul kekerasan," ucap Gus Aam.

Sebaliknya menurut Gus Aam, harusnya pihak kepolisian melindungi dan mengayomi masyarakat yang sedang menyalurkan aspirasinya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved