Ambil Puluhan Sampel Takjil, Dinkes Gresik Tidak Temukan Kandungan Zat Berbahaya

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI sampel puluhan makanan.

Ambil Puluhan Sampel Takjil, Dinkes Gresik Tidak Temukan Kandungan Zat Berbahaya
SURYA/SAMSUL HADI
Para pedagang makanan dan minuman di pasar takjil Ramadan 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengambil sampel puluhan makanan. Hasilnya, tidak ada yang mengandung zat berbahaya seperti boraks.

Total sebanyak 40 makanan yang diambil sampel dari para pedagang kaki lima yang menjajakan takjil di wilayah jalan Sunan Giri, Kecamatan kebomas dan Kelurahan Terate.

Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Gresik, Rumiyati mengatakan sampel makan paling banyak diambil dari para pedagang di wilayah Jalan Sunan Giri.

Jajanan takjil yang diambil sampel itu mulai dari pentol, kerupuk, hingga minuman es. Hasilnya, 40 sampel dinyatakan negatif atau tidak ditemukan kandungan formalin, boraks, maupun rhodamin B usai memeriksa makan tersebut bersama BPOM RI.

Anang Bongkar Beda Sifat Ashanty & Krisdayanti Jadi Istri, Sempat Terkurung hingga Akhirnya Berubah

Massimiliano Allegri Pergi, Cristiano Rolando Usulkan Dua Nama Pelatih Baru untuk Juventus

PWNU Jatim Haramkan Aksi Menolak Hasil Pemilu 2019 dan Upaya Delegitimasi Penyelenggara Pemilu

Rumiyati menyambut baik tidak ditemukannya campuran zat berbahaya dalam makanan takjil yang dijual bebas di sepanjang jalan.

Menurutnya, sosialisasi terkait penggunaan bahan makanan membuat masyarakat sadar.

Temuan boraks di jajanan takjil tahun 2018 lalu tidak lagi ditemukan di tahun ini,

"Penjual sudah mulai sadar dengan bahan yang mereka gunakan," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Meski begitu, pihaknya tetap memberikan himbauan dengan membagikan selebaran kepada para pedagang saat sidak. Terutama penggunaan pewarna makanan pada kerupuk dan es.

"Itu harus diperhatikan, biasanya kalau pewarna efek yang ditimbulkan pada kesehatan pembeli bisa sakit tenggorokan, batuk-batik sampai serak," pungkasnya. (wil/TribunJatim.com).

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved