Heboh SK ASN Palsu di Gresik, Sudah 9 Korban Terdata, Ada yang Sempat Ikut Apel

Dugaan penipuan SK ASN itu berawal dari kedatangan SE ke ruangan Prokopim Pemkab Gresik, pada Senin (6/4/2026)

Penulis: Willy Abraham | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Pemerintah Kota Malang menggelar apel pagi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai Kota Malang, Senin (15/6/2020). 
Ringkasan Berita:
  • Korban membawa SK ASN yang diduga palsu ke Pemkab Gresik
  • Ditemukan kejanggalan pada dokumen, termasuk tanda tangan dan instansi
  • BKPSDM mencatat sudah ada sembilan korban dengan kasus serupa

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Seorang perempuan berinisial SE yang datang ke Pemkab Gresik dengan membawa Surat Keputusan (SK) ASN ternyata menjadi korban dugaan penipuan, setelah dokumen yang ditunjukkan terindikasi palsu.

Dugaan penipuan SK ASN itu berawal dari kedatangan SE ke ruangan Prokopim Pemkab Gresik, pada Senin (6/4/2026) kemarin.

Di sana, SE menghadap ke Kepala Bagian Prokopim Setda Gresik, Imam Basuki dengan membawa sejumlah berkas dan mengenakan pakaian keki.

Berkas-berkas yang dibawa SE itu menimbulkan sejumlah pertanyaan dan kejanggalan.

Seperti SK yang disodorkan ke Imam Basuki merupkan kertas photo copy dan tertuju ke Bagian Humas Pemkab Gresik.

"Padahal di sini tidak ada bagian humas, adanya Prokopim," ujar Imbas sapaan akrab Imam Basuki, Rabu (8/4/2026).

Baca juga: Diduga Ribut Soal Tarif, Penghuni Kos di Gresik Lapor ke Polisi, Diancam Penjaga dengan Sajam

Banyak Kejanggalan dalam SK

Lebih lanjut, tanda tangan dalam SK tersebut merupakan tanda tangan yang tidak identik dengan pejabat Pemkab Gresik atau terkesan palsu.

"Dan disitu, tahunnya tahun 2024. Kalau ada pegawai baru kami pasti diberitahu BKPSDM, tapi kemarin tidak ada sama sekali," tambahnya.

Baca juga: WFH ASN Ponorogo Diawasi Ketat, Siap-Siap Disidak Lewat Video Call oleh Kepala OPD

SEP mengaku sebelumnya bekerja di Kantor Kecamatan Menganti, Gresik.

"Lalu saya telepon Sekcam Menganti, ternyata tidak ada pegawainya atas nama tersebut. Lalu kami arahkan SEP ke BKPSDM," ucapnya.

Nama Tidak Terdaftar

Tak hanya SEP, setidaknya masih banyak korban yang datang ke Kantor Pemkab Gresik dengan kasus yang sama. Ada yang sempat ikut apel.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan tengah mendalami dugaan penipuan ASN tersebut.

"Saat ini masih didalami tim kami. Kami juga akan memanggil saksi dan juga korban, kemarin yang sudah datang sembilan orang," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved