Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Aksi 22 Mei

Ini Alasan Gories Mere Jadi Target Pembunuh Bayaran, Pengamat Pertahanan & Keamanan Sebut Agak Unik

Mengapa Gories Mere jadi target pembunuhan dalam aksi 21 Mei dan 22 Mei 2019? simak selengkapnya di sini

Penulis: Elma Gloria Stevani | Editor: Melia Luthfi Husnika
Kompas.com/(Hasby, Eddy)
Gorries Mere saat menjadi Kasat Serse Umum Polda Metro Jaya.(Hasby, Eddy) 

"Dendus 88 mempunyai pasukan khusus satgas antibom di bawa komando Gories Mere. Semua saksi-saksi sudah disiapkan dengan tekanan Densus 88. Dalam kasus Aceh ini orang-orang yang jadi saksi saya juga menghadapi siksaan," ucap Abu Bakar Baasyir pada 2011 silam.

Mendapat ancaman pembunuhan sepertinya sudah menjadi hal biasa bagi Gories Mere.

Saat ia menjabat sebagai Kepala BNN, Gories Mere pernah dikirimi paket bom.

Bom tersebut berupa buku yang ditujukan untuk politisi Partai Demokrat pada 2011.

Tak hanya dikirim ke kantor, bom buku itu juga ditujukan ke rumah Gories Mere.

Kini, Gories Mere menduduki jabatan Staf Khusus untuk Presiden Jokowi dalam bidang intelijen.

Ia diangkat menjadi staf khusus pada Juli 2017 bersama dengan beberapa staf khusus lainnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Beberkan Alasan Gories Mere Jadi Target Pembunuhan, Pengamat Pertahanan & Keamanan: Memang Agak Unik

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved