Breaking News:

Idul Fitri 2019

Asal Usul Ketupat, Makanan Wajib di Hari Raya Idul Fitri yang Pertama Kali Dikenalkan Sunan Kalijaga

Saat merayakan Hari Raya Idul Fitri, makanan yang kerap ditemui ialah ketupat. Berikut asal usul ketupat di Indonesia

THINKSTOCK
Ilustrasi 

Dalam acara Bakda Kupat, hampir semua orang membuat makanan olahan beras yang kemudian diberi nama kupat atau ketupat.

Makna di Balik Ketupat Berbentuk Persegi Empat hingga Penggunaan Janur, Simak Penjelasan Sejarawan

Mereka membuat anyaman segiempat wajik dari janur muda, mengisinya dengan beras, lalu mengukusnya dan mengeringkan.

Makanan ini dibagikan pada kerabat dekat sebagai simbol kebersamaan dan saling berbagi.

Seiring berjalannya waktu, ketupat tak hanya menjadi tradisi masyarakat Jawa tapi menyebar ke negeri tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei.

Hal ini beriringan dengan penyebaran agama Islam yang makin luas dan membawa salah satu tradisi budaya khas Indonesia, yakni menyajikan ketupat di hari raya Idul Fitri.

Begini Sejarah dan Tradisi Makan Ketupat di Indonesia saat Lebaran, Berikut Penjelasan Sejarawan

Filosofi ketupat

Secara filosofis, ketupat adalah simbol permintaan maaf dan berkah,yang mana dekat dengan makna Lebaran itu sendiri. Beras dalam ketupat melambangkan nafsu.

Salah satu versi sejarah meyakini bahwa janur merupakan singkatan dari jatining nur, ungkapan bahasa Jawa yang berarti hati nurani. Dengan kata lain, ketupat merupakan perlambangan nafsu dan hati nurani.

Manusia diharapkan mampu menahan nafsu dunia dengan hati nurani mereka.

Sementara itu, dalam bahasa Sunda, ketupat kerap disebut kupat.

Halaman
1234
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved