Breaking News:

Idul Fitri 2019

Asal Usul Ketupat, Makanan Wajib di Hari Raya Idul Fitri yang Pertama Kali Dikenalkan Sunan Kalijaga

Saat merayakan Hari Raya Idul Fitri, makanan yang kerap ditemui ialah ketupat. Berikut asal usul ketupat di Indonesia

Editor: Arie Noer Rachmawati
THINKSTOCK
Ilustrasi 

Orang Sunda percaya, ketupat mengingatkan manusia untuk tidak mengumpat atau berbicara hal buruk pada orang lain.

Dalam bahasa Jawa, ketupat juga menjadi semacam frasa yang merujuk ke ungkapan ngaku lepat atau mengaku salah.

Ada pesan tersirat yang menganjurkan manusia untuk meminta maaf saat melakukan kesalahan.

Perilaku ini telah menjadi kebiasaan atau tradisi pada Syawal atau Idul Fitri pertama, dan akhir bulan puasa ditandai dengan makan ketupat bersama dengan beberapa lauk.

Kumpulan Resep Ketupat Praktis yang Bisa Jadi Hidangan Kumpul Bersama Keluarga Saat Lebaran

Ketupat digunakan sebagai simbol pengakuan bagi Tuhan dan manusia.

"Selain ngaku lepat, ketupat juga diartikan sebagai laku papat (empat keutamaan). Laku papat terdiri dari empat tindakan, yaitu lebaran, luberan, leburan, dan laburan," tulis jurnal tersebut.

Lebaran, yang berarti lebar, berarti pintu permintaan maaf telah terbuka lebar.

Ketika manusia mengampuni orang lain, mereka menerima banyak berkah.

Kata lebaran juga merujuk pada kata lebar dalam bahasa Jawa yang bermakna, "sesudah selesai".

Bulan puasa telah berakhir dan itu dirayakan dengan makan ketupat.

10 Makanan yang Bisa Turunkan Kadar Kolesterol, Cocok Jadi Pendamping Makanan Bersantan saat Lebaran

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved